Sinyal Resesi Global Menguat, Lonjakan Harga Minyak Dekati Ambang Batas Krisis

Selasa, 07 April 2026 - 08:09 WIB
loading...
Sinyal Resesi Global...
Seseorang mengisi BBM di sebuah pompa bensin saat harga bahan bakar melonjak di Manhattan, New York City, AS. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Laju kenaikan harga minyak mentah dunia dalam 12 bulan terakhir (Rate of Change/ROC) menyentuh angka 91% atau mendekati ambang batas krusial 100% yang secara historis menjadi pendahulu setiap krisis pasar utama sejak 1987. Lonjakan tajam ini memicu kekhawatiran global karena indikator tersebut hanya terpaut sembilan poin dari level yang dianggap analis sebagai sinyal kuat terjadinya resesi dan kejatuhan bursa saham.

"Jika harga minyak naik 100% dalam satu tahun, antisipasilah resesi," ujar Pendiri DataTrek Research, Nick Colas dikutip dari Yahoo Finance, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Melonjak 2,2%, Brent Tembus USD111 per Barel

Nick merujuk pada data ekonomi industri otomotif tahun 1990-an yang menunjukkan kenaikan harga energi berlipat merupakan alarm bagi kontraksi ekonomi. Analisis dari Jack Prandelli mempertegas bahwa pola kenaikan di atas 100% selalu mendahului gelembung dotcom, krisis keuangan 2008, hingga pasar bear tahun 2022.

Saat ini, harga minyak Brent telah melampaui USD111 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) mendekati USD112 per barel. Bahkan, patokan fisik Dated Brent sempat melonjak hingga USD141 per barel, level tertinggi sejak 2008.

Guncangan pasar energi global ini dipicu oleh eskalasi geopolitik berupa serangan militer AS-Israel terhadap Iran sejak akhir Februari 2026 yang menyebabkan penutupan efektif Selat Hormuz. Jalur perdagangan vital yang lumpuh ini mendorong Brent mencatatkan kenaikan bulanan sebesar 64% pada Maret lalu, sebuah rekor tertinggi dalam catatan data LSEG sejak 1988.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Rekomendasi
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Berita Terkini
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Harga Minyak Goreng Termurah di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved