Pandemi Ubah Perilaku Konsumen Terhadap Industri Asuransi
Minggu, 01 November 2020 - 22:31 WIB
loading...
A
A
A
"Sampai dengan hari ini masyarakat masih dihantui perasaan cemas kapan pandemi Covid-19 berakhir. Tentunya diperlukan perlindungan dari berbagai risiko yang dapat terjadi, baik risiko finansial maupun risiko kesehatan, yaitu dengan memiliki proteksi asuransi untuk menghadirkan ketenangan pikiran," tambah Fauzi.
SedangkanChief Marketing OfficerAkseleran Andri Madian menyampaikan, melalui platformfintechberbasispeer to peer (P2P) lendingdiharapkan mampu memberikan alternatif pengembangan dana yang cocok bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia di masa pandemi Covid-19 sekarang ini. ( Baca juga:Bendungan Tapin Rampung, Dukung Peningkatan Produksi Pangan di Kalsel )
Apalagi, kata Andri, di Akseleran tidak hanya membuka akses permodalan seluas-luasnya kepada sebanyak mungkin pelaku usaha di negeri ini, namun juga tetap berusaha memberikan akses pendanaan kepada masyarakat dari mulai yang terbawah sampai yang teratas. Jadi setiap orang dapat memberikan pendanaan kepada berbagai usaha dengan nilai nominal mulai dari Rp100 ribu dan imbal hasil yang diperoleh mencapai hingga 21% per tahun.
“Melakukan pendanaan di Akseleran mulai dari kecil-kecilan dulunggakapa-apa, mulai dari 100 ribu rupiah tapi mulainya sekarang karena ada efek waktu ataucompounding interestsehingga semakin cepat memulai akan semakin besar keuntungan yang didapat. Dan sebagian besar pinjaman yang ada di Akseleran sudah terproteksi oleh asuransi kredit juga beragunan sehingga tingkat risikonya terukur,” tambah Andri.
SedangkanChief Marketing OfficerAkseleran Andri Madian menyampaikan, melalui platformfintechberbasispeer to peer (P2P) lendingdiharapkan mampu memberikan alternatif pengembangan dana yang cocok bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia di masa pandemi Covid-19 sekarang ini. ( Baca juga:Bendungan Tapin Rampung, Dukung Peningkatan Produksi Pangan di Kalsel )
Apalagi, kata Andri, di Akseleran tidak hanya membuka akses permodalan seluas-luasnya kepada sebanyak mungkin pelaku usaha di negeri ini, namun juga tetap berusaha memberikan akses pendanaan kepada masyarakat dari mulai yang terbawah sampai yang teratas. Jadi setiap orang dapat memberikan pendanaan kepada berbagai usaha dengan nilai nominal mulai dari Rp100 ribu dan imbal hasil yang diperoleh mencapai hingga 21% per tahun.
“Melakukan pendanaan di Akseleran mulai dari kecil-kecilan dulunggakapa-apa, mulai dari 100 ribu rupiah tapi mulainya sekarang karena ada efek waktu ataucompounding interestsehingga semakin cepat memulai akan semakin besar keuntungan yang didapat. Dan sebagian besar pinjaman yang ada di Akseleran sudah terproteksi oleh asuransi kredit juga beragunan sehingga tingkat risikonya terukur,” tambah Andri.
(uka)
Lihat Juga :