Pelayanan Digital Masa Depan Perbankan, MNC Bank: Motion Permudah Transaksi
Senin, 02 November 2020 - 08:40 WIB
loading...
Tingkat penetrasi pengguna seluler yang tinggi begitu juga perbankan digital, menjadikan Motion dari MNC Bank adalah jawaban untuk menjangkau masyarakat yang tadinya belum dapat membuka rekening bank. Foto/Dok MNC Bank
A
A
A
JAKARTA - Tingkat penetrasi pengguna seluler yang tinggi begitu juga perbankan digital , menjadikan Motion dari MNC Bank adalah jawaban untuk menjangkau masyarakat yang tadinya belum dapat membuka rekening bank. Tidak dapat dipungkiri, kebutuhan perbankan digital saat ini semakin tinggi.
Selain didorong oleh kematangan dari infrastruktur, seperti akses Internet yang kian luas, cepat dan stabil, hal tersebut juga didorong oleh terjadinya pandemi yang melanda dunia saat ini.
(Baca Juga: Hary Tanoe Ungkap Keseriusan MNC Group Bangun Bisnis Digital )
Dengan keterbatasan interaksi fisik akibat melindungi diri dan keluarga dari intaian virus COVID-19, maka pelayanan perbankan digital semakin cepat tumbuh menjadi suatu kebutuhan. Indonesia sendiri adalah wilayah yang sangat berpotensi untuk pengembangan perbankan digital.
Kepala Group Review dan Pengembangan Surveilans dan Pengawasan Departemen Surveilans Sistem Keuangan BI Yanti mengatakan, bahwa hingga saat ini sebanyak 91,3 juta masyarakat Indonesia masih belum tersentuh layanan finansial atau perbankan pada suatu diskusi virtual belum lama ini.
Adapun, Principal Economist Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Agung Purwoko menyebut, bahwa saat ini Indonesia memiliki sebanyak 338,2 juta pengguna seluler. Angka itu setara dengan 124% dari total 269 juta penduduk.
“Tingkat penetrasi pengguna seluler yang tinggi dan perbankan digital, seperti Motion dari MNC Bank, adalah jawaban untuk menjangkau masyarakat yang tadinya belum dapat membuka rekening bank, utamanya karena kendala jarak dengan cabang terdekat,” ungkap Presiden Direktur MNC Bank Mahdan di Jakarta, Senin (2/11/2020).
Selain didorong oleh kematangan dari infrastruktur, seperti akses Internet yang kian luas, cepat dan stabil, hal tersebut juga didorong oleh terjadinya pandemi yang melanda dunia saat ini.
(Baca Juga: Hary Tanoe Ungkap Keseriusan MNC Group Bangun Bisnis Digital )
Dengan keterbatasan interaksi fisik akibat melindungi diri dan keluarga dari intaian virus COVID-19, maka pelayanan perbankan digital semakin cepat tumbuh menjadi suatu kebutuhan. Indonesia sendiri adalah wilayah yang sangat berpotensi untuk pengembangan perbankan digital.
Kepala Group Review dan Pengembangan Surveilans dan Pengawasan Departemen Surveilans Sistem Keuangan BI Yanti mengatakan, bahwa hingga saat ini sebanyak 91,3 juta masyarakat Indonesia masih belum tersentuh layanan finansial atau perbankan pada suatu diskusi virtual belum lama ini.
Adapun, Principal Economist Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Agung Purwoko menyebut, bahwa saat ini Indonesia memiliki sebanyak 338,2 juta pengguna seluler. Angka itu setara dengan 124% dari total 269 juta penduduk.
“Tingkat penetrasi pengguna seluler yang tinggi dan perbankan digital, seperti Motion dari MNC Bank, adalah jawaban untuk menjangkau masyarakat yang tadinya belum dapat membuka rekening bank, utamanya karena kendala jarak dengan cabang terdekat,” ungkap Presiden Direktur MNC Bank Mahdan di Jakarta, Senin (2/11/2020).
Lihat Juga :