Inflasi Oktober Tak Seberapa Gara-gara Orang Kaya Malas Belanja
Senin, 02 November 2020 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
"Bahkan bisa menutup operasional bisnisnya karena antara harga jual dengan biaya produksi semakin tipis selisihnya. Efeknya tentu ke semakin lambat pemulihan ekonomi terjadi dan berdampak ke serapan tenaga kerja yang masih rendah," tandasnya.
(Baca Juga: Gara-Gara Banyak yang Pakai Kendaraan Pribadi, Inflasi Jadi Terkerek)
BPS mencatat, dari 90 kota IHK, Inflasi tertinggi terjadi di Sibolga sebesar 1,04% dan terendah terjadi di DKI Jakarta, Cirebon, Bekasi, Jember sebesar 0,01%. Sementara Deflasi tertinggi terjadi di Monokwari sebesar 1,81% dan terendah terjadi di Surabaya 0,02%.
Komponen inti pada Oktober 2020 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,04%. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari– Oktober) 2020 sebesar 1,50% dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Oktober 2020 terhadap Oktober 2019) sebesar 1,74%.
(Baca Juga: Gara-Gara Banyak yang Pakai Kendaraan Pribadi, Inflasi Jadi Terkerek)
BPS mencatat, dari 90 kota IHK, Inflasi tertinggi terjadi di Sibolga sebesar 1,04% dan terendah terjadi di DKI Jakarta, Cirebon, Bekasi, Jember sebesar 0,01%. Sementara Deflasi tertinggi terjadi di Monokwari sebesar 1,81% dan terendah terjadi di Surabaya 0,02%.
Komponen inti pada Oktober 2020 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,04%. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari– Oktober) 2020 sebesar 1,50% dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Oktober 2020 terhadap Oktober 2019) sebesar 1,74%.
(fai)
Lihat Juga :