Kredit Bank BUMN dari Dana PEN Tumbuh Pesat, Tapi BPD Masih Seret

Selasa, 03 November 2020 - 19:26 WIB
loading...
Kredit Bank BUMN dari...
Penyaluran kredit BPD dari penempatan dana pemerintah masih seret. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penempatan dana pemerintah melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dilakukan himpunan bank milik negara telah melebihi target. OJK melaporkan penempatan dana pemerintah ke Bank Himbara sebesar Rp47,5 triliun mampu menghasilkan penyaluran kredit mencapai Rp166,39 triliun.

"Bank Himbara menerima penempatan dana sebesar Rp47,5 triliun yang telah mendorong penyaluran kredit sebesar Rp166,39 triliun," ujar Ketua OJK Wimboh Santoso melalui keterangan resminya, Selasa (3/11/2020).

Baca Juga: Menanti Kiprah Bank Daerah Setelah Disuntik Dana Pemerintah

Namun, kondisi sebaliknya terjadi di Bank Pembangunan Daerah dan Bank Syariah yang belum menghasilkan progres memuaskan. Bank Pembangunan Daerah telah menerima penempatan dana sebesar Rp14 triliun hanya mampu mendorong penyaluran kredit sebesar Rp17,39 triliun dan Bank Syariah mendapatkan penempatan dana sebesar Rp3 triliun yang disalurkan dalam bentuk kredit sebesar Rp1,7 triliun.

"OJK akan terus mendorong penyaluran kredit dari penempatan dana Pemerintah," katanya. Tidak hanya itu, Wimboh akan terus melakukan monitoring atas realisasi implementasinya yang sejauh ini telah berjalan lancar. Baca Juga: Ternyata Oh Ternyata, Ini Biang Kerok Penyaluran Dana PEN di BPD Belum Maksimal
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
Rekomendasi
Anjasmara Minta Maaf...
Anjasmara Minta Maaf usai Ucapannya soal Rizky Nazar Picu Polemik
Kilas Balik: Lamine...
Kilas Balik: Lamine Yamal Masih Bayi saat Dimandikan Messi, Kini Bentrok di Final Piala Dunia 2026
Aktivis: Harus Objektif...
Aktivis: Harus Objektif Sikapi Kematian 3 Pekerja di Gorong-gorong Jakarta
Berita Terkini
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
MNC Sekuritas dan MNC...
MNC Sekuritas dan MNC Asset Bahas Strategi Cerdas Investasi Lewat IG Live Sore Ini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
Cyber Breaker Season...
Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.056
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
Infografis
Tentara Israel Merampok...
Tentara Israel Merampok Rp851 Miliar dari Bank Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved