Kementerian/Lembaga Nunggak Setoran Laporan Keuangan ke BPKP

Rabu, 04 November 2020 - 16:55 WIB
loading...
Kementerian/Lembaga...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) belum menerima laporan keuangan kementerian dan lembaga (KL) pada kuartal ke-III 2020. Dengan demikian, serapan pagu anggaran K/L pada periode tersebut belum tercatat di dalam data BPKP. ( Baca juga: Resmi! BPKP dan Kemenkes Tetapkan Harga Swab Test Paling Mahal Rp900.000 )

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengatakan, laporan keuangan KL pada kuartal III tahun ini masih dalam proses penyusunan. Karena itu, pihaknya tetap melakukan kontrol terhadap serapan anggaran tersebut. Meski begitu, Ateh menyebut pihaknya terus mengingatkan agar laporan anggaran tersebut dapat dimasukan ke BPKP untuk diaudit.

"Kita belum dapat data terakhir, atau update di kuartal III. Ya kami hanya bisa jawab, karena dalam proses. Kami juga kemarin rapat anggaran dengan Presiden (Joko Widodo) dan sejauh ini sudah diingatkan. Tetap dalam proses monitoring," ujar Ateh saat dikonfirmasi MNC News Portal, Jakarta, Rabu (4/11/2020).

Sementara terkait anggaran yang dialokasikan pemerintah pusat untuk pembangunan desa, BPKP mencatat terus meningkat. Pada 2017 hingga 2018, alokasi Dana Desa yang dianggarkan sebesar Rp60 triliun. Angka itu naik pada 2019 menjadi Rp 70 triliun, sementara pada 2020 mencapai Rp72 triliun.

"Dana yang besar itu, tentu harus diimbangi oleh pengawasan yang kuat, dan hal itu tidak cukup hanya dilaksanakan oleh BPKP saja. Perlu sinergi dan kolaborasi bersama peran pengawasan lainnya," ujarnya.

Terkait pengawasan, lelaki yang juga menjabat sebagai Komisaris PT PLN (Persero) itu merinci, langkah yang terus dilakukan pihaknya untuk mencegah terjadinya penyimpangan adalah memaksimalkan peran assurance dan consulting.

Untuk pengawasan consulting, dilakukan melalui aplikasi Siskeudes atau Sistem Keuangan Desa. Dalam konteks ini, BPKP bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

"Ya, tujuannya agar penggunaan Dana Desa lebih akuntabel dan sederhana, sehingga lebih mudah dipahami masyarakat desa. Jadi, aplikasi OM SPAN (Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Negara), agar proses pertanggungjawaban dana desa, termasuk pelaporan outputnya lebih terintegrasi," kata Ateh. ( Baca juga: Sekjen Dewan PapuaThaha Alhamid: Otsus Jalan Menuju Perubahan )

Sementara langkah penjaminan atau assurance, dilakukan melalui evaluasi penyaluran dan penggunaan Dana Desa, mengkoordinasi dan mereview penyaluran dana desa yang dilakukan APIP, audit penyaluran BLT-DD, bansos APBN, Bansos APBD, serta melakukan verifikasi Data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa (BLT DD).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
Rugi RAAM Menyempit...
Rugi RAAM Menyempit Jadi Rp54,30 Miliar, 2025 Jadi Tahun Konsolidasi
KPIG Pacu Ekspansi Proyek...
KPIG Pacu Ekspansi Proyek Strategis, Pendapatan Tumbuh Solid 47,7% di 2025
MARK Bukukan Margin...
MARK Bukukan Margin Lebih Tinggi di 2025, Tunjukkan Kualitas Laba Meningkat
30.000 Kopdes Merah...
30.000 Kopdes Merah Putih Dikebut demi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Prabowo Cerita Kepala...
Prabowo Cerita Kepala BPKP Gemetar Lapor Orang Terdekat Presiden Menyeleweng
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Cegah Penyelewengan...
Cegah Penyelewengan Dana Desa, Misbakhun Dorong Kades di Pasuruan Paham Pengelolaan Keuangan
Rekomendasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved