Bandara Soetta Kembali Layani Penerbangan Domestik, Ini 7 Syaratnya

Sabtu, 09 Mei 2020 - 10:10 WIB
loading...
Bandara Soetta Kembali...
Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, kembali melayani penerbangan penumpang rute domestik. Foto/Ilustrasi
A A A
TANGERANG - Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, kembali melayani penerbangan penumpang rute domestik. Namun, bukan untuk tujuan mudik Lebaran.

Hal ini diungkapkan Director of Operations and Services PT Angkasa Pura II (Persero) Muhamad Wasid. Dalam keterangan tertulisnya, disebutkan bahwa penerbangan penumpang itu berlaku khusus untuk niaga.

Menurut dia, ada prosedur baru yang cukup ketat yang harus diikuti oleh penumpang yang akan melakukan perjalanan istimewa dengan pesawat, dimasa penanggulangan Covid-19.

"Prosedur baru ini dijalankan secara ketat dengan tahapan yang detil. Untuk itu kami mengimbau agar calon penumpang pesawat sudah hadir di bandara 3-4 jam sebelum keberangkatan," katanya, Jumat (8/5/2020).

Dijelaskan Wasid, hal itu untuk memastikan terpenuhinya ketentuan dan syarat di dalam SE No. 4/2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dan SE No. 31/2020 yang diterbikan Ditjen Perhubungan Udara.

"Prosedur baru ini dapat terlaksana karena koordinasi intensif dari seluruh stakeholder kebandarudaraan seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan, TNI & Polri, otoritas bandara, maskapai, dan pihak lainnya," sambungnya.

Bagi para penumpang yang akan melakukan perjalanan dari Bandara Soetta, terdapat sekurangnya 7 prosedur baru yang harus dipatuhi, yaitu sebagai berikut:

1. Titik layanan keberangkatan hanya ada di 2 titik, yaitu di Terminal 2 Gate 4 dan Terminal 3 Gate 3. Di setiap titik itu, terdapat Posko Pengendalian Percepatan Penanganan Covid-19, yang menjadi bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

2. Di posko tersebut calon penumpang harus menunjukkan berkas kelengkapan perjalanan seperti misalnya tiket penerbangan, identitas diri, surat keterangan bebas Covid-19, surat keterangan perjalanan, dan berkas lain yang wajib dipenuhi sesuai SE No. 4/2020.

3. Di posko yang sama calon penumpang wajib mengisi kartu kewaspadaan kesehatan (Health Alert Card/HAC) dan formulir penyelidikan epidemiologi yang diberikan KKP.

4. Setelah seluruh berkas lengkap, dan HAC, serta formulir epidemiologi sudah diisi, para calon penumpang diarahkan menuju ke meja pemeriksaan kedua. Di meja tersebut, seluruh berkas dilakukan pengecekan ulang. Setelah dinyatakan lengkap, calon penumpang akan mendapat surat clearance dari personel KKP.

5. Berbekal surat clearance dan seluruh berkas, calon penumpang bisa menuju konter check-in untuk mendapat boarding pass.

6. Setelah dari konter check-in, penumpang menuju Security Check Point 2. Di SCP 2 ini, personel Aviation Security akan memeriksa surat clearance dari calon penumpang pesawat, boarding pass, dan identitas diri.

7. Penumpang kemudian menuju boarding lounge.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Sumatera Blackout, InJourney...
Sumatera Blackout, InJourney Pastikan Bandara Beroperasi Normal
Bandara Hadapi Puncak...
Bandara Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Layani 578 Ribu Penumpang Sehari
Ini 5 Bandara Tersibuk...
Ini 5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang Pesawat
Bandara I Gusti Ngurah...
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Tutup 24 Jam saat Hari Raya Nyepi
Bandara Tersibuk di...
Bandara Tersibuk di Dunia Rusak usai Iran Luncurkan Aksi Balasan, Ribuan Penumpang Terlantar
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Rekomendasi
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved