Di Indonesia, Ketimpangan juga Menimpa Pembayaran Digital
Jum'at, 06 November 2020 - 15:33 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Penggunaan pembayaran digital atau yang biasa disebut digital payment kini semakin meningkat. Pasalnya, selain mempermudah, digital payment juga ditunjang oleh perkembangan informasi dan teknologi. (Baca juga:Dear Anggota Komunitas, Ada E-Money Khusus Buat Klean Nih! )
CTO MNC Group, Presiden Director SPIN & Flash Mobile Yudi Hamka mengatakan, pengguna dompet digital memang saat ini sudah sangat banyak. Namun masih punya pekerjaan rumah untuk meningkatkan lagi penetrasi pengguna dari aplikasi dompet digital ini.
“Kenapa digital payment ini penting karena kalau kita meliha pada dasarnya meskipun kita sudah melihat seperti Spin, atau e-money, atau Ovo, atau Gopay atau Dana sudah banyak sekali dipakai masyarakat banyak,” ujarnya dalam acara Webminar MNC Fest, Jumat (6/11/2020).
Menurut Yudi, transaksi dengan dompet digital masih kalah dengan yang konvensional. Sebut saja seperti transkasi menggunakan kartu ATM ataupun transfer lewat virtual account.
“Tapi pada praktiknya penetrasi dari pembayaran menggunakan kartu dan juga menggunakan transfer manual maupun transfer virtual account masih sangat-sangat tinggi,” jelasnya.
CTO MNC Group, Presiden Director SPIN & Flash Mobile Yudi Hamka mengatakan, pengguna dompet digital memang saat ini sudah sangat banyak. Namun masih punya pekerjaan rumah untuk meningkatkan lagi penetrasi pengguna dari aplikasi dompet digital ini.
“Kenapa digital payment ini penting karena kalau kita meliha pada dasarnya meskipun kita sudah melihat seperti Spin, atau e-money, atau Ovo, atau Gopay atau Dana sudah banyak sekali dipakai masyarakat banyak,” ujarnya dalam acara Webminar MNC Fest, Jumat (6/11/2020).
Menurut Yudi, transaksi dengan dompet digital masih kalah dengan yang konvensional. Sebut saja seperti transkasi menggunakan kartu ATM ataupun transfer lewat virtual account.
“Tapi pada praktiknya penetrasi dari pembayaran menggunakan kartu dan juga menggunakan transfer manual maupun transfer virtual account masih sangat-sangat tinggi,” jelasnya.
Lihat Juga :