Biden Menang, Tensi Dagang AS-China Bisa Berkurang
Minggu, 08 November 2020 - 12:02 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) membawa potensi perang dagang antara China dan AS tidak menjadi lebih buruk. Ada harapan perang dagang AS dengan China, Eropa dan Meksiko akan berhenti.
"Ini cenderung membuat risiko pasar turun dan menurunkan votalitas pasar," ujar PT. Anugerah Mega Investama Hans Kwee di Jakarta, Minggu (8/11/2020).
(Baca juga: Sorry Mobil Listrik, Ini Mobil-mobil yang Istimewa di Hati Joe Biden )
Selain itu, lanjut dia, hal tersebut juga dapat mendorong penguatan mata uang dunia terhadap dolar AS seperti Yuan, Euro dan tak ketinggalan Rupiah juga dalam beberapa hari mengalami penguatan signifikan. "Ini juga mendorong dana masuk ke aset berisiko di emerging market," katanya.
Senada, Grant Thornton Indonesia melihat kemenangan Biden akan menurunkan tensi perang dagang AS-China yang dapat mendorong nilai komoditas global secara umum dan menjaga pasar keuangan global tetap stabil. Tentunya kedua hal tersebut akan menguntungkan ekspor dan nilai tukar Indonesia.
"Ini cenderung membuat risiko pasar turun dan menurunkan votalitas pasar," ujar PT. Anugerah Mega Investama Hans Kwee di Jakarta, Minggu (8/11/2020).
(Baca juga: Sorry Mobil Listrik, Ini Mobil-mobil yang Istimewa di Hati Joe Biden )
Selain itu, lanjut dia, hal tersebut juga dapat mendorong penguatan mata uang dunia terhadap dolar AS seperti Yuan, Euro dan tak ketinggalan Rupiah juga dalam beberapa hari mengalami penguatan signifikan. "Ini juga mendorong dana masuk ke aset berisiko di emerging market," katanya.
Senada, Grant Thornton Indonesia melihat kemenangan Biden akan menurunkan tensi perang dagang AS-China yang dapat mendorong nilai komoditas global secara umum dan menjaga pasar keuangan global tetap stabil. Tentunya kedua hal tersebut akan menguntungkan ekspor dan nilai tukar Indonesia.
Lihat Juga :