Menerawang Masa Depan Energi AS di Tangan Joe Biden
Minggu, 08 November 2020 - 20:59 WIB
loading...
A
A
A
Untuk OPEC sendiri, Biden tidak memiliki hubungan akrab layaknya Trump dengan pemimpin de facto Arab Saudi, Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
(Baca juga: Tempat Penyulingan Minyak Ilegal Meledak dan Terbakar Hebat )
Arab Saudi sendiri adalah suara terbesar di organisasi negara-negara pengekspor minyak itu, Biden mungkin tidak terlibat sedekat yang tengah dijalani AS hari ini. Dia juga lebih cenderung mengandalkan karakteristik diplomatik yang tenang untuk mempengaruhi OPEC, daripada pendekatan Trump saat ini.
Kampanye Biden memang belum merinci bagaimana pendekatannya terhadap produksi minyak, tetapi yang pasti bagi Biden harga minyak harus cukup tinggi untuk bahan bakar fosil kompetitif guna melancarkan alternatif energi bersih yang dia gaungkan, serta mendukung rencana iklimnya yang ambisius.
Dalam hal energi hijau, pemerintahan Biden terlihat akan berusaha untuk memasukkan kembali Perjanjian Iklim Paris, sebuah pakta internasional yang dinegosiasikan selama pemerintahan Obama untuk memerangi pemanasan global, namun telah ditarik Trump baru-baru ini karena dinilai dapat merugikan ekonomi AS.
Biden juga telah berjanji untuk membuat AS mencapai status bebas emisi karbon pada 2050, termasuk membuat industri listrik menjadi energi bersih pada 2035. Khusus hal itu tampaknya akan sulit dicapai tanpa mayoritas Partai Demokrat di Kongres, sementara Republik mengklaim kemenangan utama di Kongres AS.
(Baca juga: Tempat Penyulingan Minyak Ilegal Meledak dan Terbakar Hebat )
Arab Saudi sendiri adalah suara terbesar di organisasi negara-negara pengekspor minyak itu, Biden mungkin tidak terlibat sedekat yang tengah dijalani AS hari ini. Dia juga lebih cenderung mengandalkan karakteristik diplomatik yang tenang untuk mempengaruhi OPEC, daripada pendekatan Trump saat ini.
Kampanye Biden memang belum merinci bagaimana pendekatannya terhadap produksi minyak, tetapi yang pasti bagi Biden harga minyak harus cukup tinggi untuk bahan bakar fosil kompetitif guna melancarkan alternatif energi bersih yang dia gaungkan, serta mendukung rencana iklimnya yang ambisius.
Dalam hal energi hijau, pemerintahan Biden terlihat akan berusaha untuk memasukkan kembali Perjanjian Iklim Paris, sebuah pakta internasional yang dinegosiasikan selama pemerintahan Obama untuk memerangi pemanasan global, namun telah ditarik Trump baru-baru ini karena dinilai dapat merugikan ekonomi AS.
Biden juga telah berjanji untuk membuat AS mencapai status bebas emisi karbon pada 2050, termasuk membuat industri listrik menjadi energi bersih pada 2035. Khusus hal itu tampaknya akan sulit dicapai tanpa mayoritas Partai Demokrat di Kongres, sementara Republik mengklaim kemenangan utama di Kongres AS.
Lihat Juga :