Joe Biden Terpilih Jadi Presiden AS, Ini Pengaruhnya untuk Indonesia
Senin, 09 November 2020 - 06:06 WIB
loading...
Joe Biden dan istrinya Jill menyapa pendukung di Wilmington, Delaware, AS, 7 November 2020. Tasos Katopodis/Pool via REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Andry Satrio Nugroho menyebut, terpilihnya Joe Biden menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) turut berpengaruh terhadap Indonesia. Setidaknya ada empat poin pengaruh terhadap Indonesia setelah Biden terpilih.
"Pertama, ruang kerja sama bilateral antara kedua negara akan lebih ketat, karena memang balik lagi kebijakan perdagangan yang jadi referensi oleh Biden adalah regional daripada perjanjian kerja sama bilateral," ujar Andry dalam video conference, Minggu (8/11/2020).
(Baca juga: Biden Menang, Perang Dagang Bakal Senggang atau Tambah Tegang? )
Kedua, Andry menyebut dengan terpilihnya Joe Biden membuat adanya peluang untuk Indonesia bisa meningkatkan ekspor ke negeri Paman Sam.
"Dari segi impor, nilai impor perdagangan AS sebelum era Trump itu jauh lebih rendah daripada setelah era Trump. Itu menjadi salah satu hal yang mungkin kita bisa meningkatkan ekspor ke AS," katanya.
(Baca juga: Belum Menyerah, Trump Klaim Menangkan 71 Juta Suara )
Ketiga, terpilihnya mantan wakil presiden AS ini bisa meningkatkan Foreign Direct Investment (FDI) atau investasi asing langsung AS di beberapa negara.
"Pertama, ruang kerja sama bilateral antara kedua negara akan lebih ketat, karena memang balik lagi kebijakan perdagangan yang jadi referensi oleh Biden adalah regional daripada perjanjian kerja sama bilateral," ujar Andry dalam video conference, Minggu (8/11/2020).
(Baca juga: Biden Menang, Perang Dagang Bakal Senggang atau Tambah Tegang? )
Kedua, Andry menyebut dengan terpilihnya Joe Biden membuat adanya peluang untuk Indonesia bisa meningkatkan ekspor ke negeri Paman Sam.
"Dari segi impor, nilai impor perdagangan AS sebelum era Trump itu jauh lebih rendah daripada setelah era Trump. Itu menjadi salah satu hal yang mungkin kita bisa meningkatkan ekspor ke AS," katanya.
(Baca juga: Belum Menyerah, Trump Klaim Menangkan 71 Juta Suara )
Ketiga, terpilihnya mantan wakil presiden AS ini bisa meningkatkan Foreign Direct Investment (FDI) atau investasi asing langsung AS di beberapa negara.
Lihat Juga :