'Keanehan' Terendus Sejak Februari, Kuasa Hukum Winda Lunardi: Penggelapan Dana Sudah Diduga
Senin, 09 November 2020 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Merasa ada kejanggalan itu, pihak nasabah mendatangi manajemen untuk diminta penjelasan. Meski begitu, bukan penjelasan yang diperoleh keluarga nasabah, justru surat telah terselesaikan yang mereka terima.
"Kami mengetahui keanehan-keanehan itu di bulan Februari. Dengan adanya beberapa keanehan itu kita datang ke Maybank dan dipertanyakan, tapi kenapa itu tidak pernah dijelaskan, akhirnya muncul surat telah terselesaikan," ujar Joey dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (9/11/2020).
(Baca juga: Pelan-Pelan, Kasus Raibnya Dana Nasabah Rp20 Miliar di Maybank Mulai Terungkap )
Atas dasar itulah, pihak nasabah menjadikan kejanggalan itu sebagai dasar laporan dalam penggelapan dana nasabah. Pihaknya telah menyampaikan perihal keanehan tersebut ke Bareskrim. "Jadi kalau kawan-kawan (wartawan) ingin tahu soal keanehan itu, tanyakan langsung ke Bareskrim," katanya.
Sementara itu, pengacara Maybank Hotman Paris menyebut ada sejumlah keanehan dalam kasus ini. Hal ini dikarenakan orang tua Winda yakni Herman Lunardi kenal dengan terduga pelaku berinisial A sebelum menjadi nasabah.
"Kami mengetahui keanehan-keanehan itu di bulan Februari. Dengan adanya beberapa keanehan itu kita datang ke Maybank dan dipertanyakan, tapi kenapa itu tidak pernah dijelaskan, akhirnya muncul surat telah terselesaikan," ujar Joey dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (9/11/2020).
(Baca juga: Pelan-Pelan, Kasus Raibnya Dana Nasabah Rp20 Miliar di Maybank Mulai Terungkap )
Atas dasar itulah, pihak nasabah menjadikan kejanggalan itu sebagai dasar laporan dalam penggelapan dana nasabah. Pihaknya telah menyampaikan perihal keanehan tersebut ke Bareskrim. "Jadi kalau kawan-kawan (wartawan) ingin tahu soal keanehan itu, tanyakan langsung ke Bareskrim," katanya.
Sementara itu, pengacara Maybank Hotman Paris menyebut ada sejumlah keanehan dalam kasus ini. Hal ini dikarenakan orang tua Winda yakni Herman Lunardi kenal dengan terduga pelaku berinisial A sebelum menjadi nasabah.
Lihat Juga :