Laba sebelum Pajak Maybank Indonesia Naik 44 Persen Jadi Rp562 Miliar pada Triwulan III 2024

Kamis, 31 Oktober 2024 - 11:32 WIB
loading...
Laba sebelum Pajak Maybank...
(Foto: istimewa)
A A A
JAKARTA - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia atau Bank) membukukan Laba sebelum Pajak pada triwulan III-2024 sebesar Rp562 miliar, naik 44 persen year on year (Y-o-Y).

Hal ini didukung oleh penyaluran kredit yang meningkat dan pendapatan fee-based yang membaik. Laba sebelum pajak pada sembilan bulan pertama yang berakhir pada 30 September 2024 sebesar Rp845 miliar. Laba sebelum Pajak pada triwulan III-2024 naik 2,4 persen dibandingkan triwulan II-2024 sebesar Rp548 miliar.

Hal ini turut memberi sinyal positif terhadap pendapatan Bank setelah dilakukan pencadangan preemptive dalam nilai yang signifikan pada triwulan I-2024.

Pendapatan Bunga (Interest Income) meningkat sebesar 10,2 persen Y-o-Y sejalan dengan penyaluran kredit dan komposisi aset produktif yang lebih baik. Beban Bunga tetap tinggi, sehingga Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) turun sebesar 1,5 persen.

Margin Bunga Bersih (Net Interest Margin/NIM) tertekan sebesar 55 bps menjadi 4,5 persen. Namun demikian, Pendapatan Bunga Bersih pada triwulan III-2024 naik 3,1 persen dibandingkan triwulan II-2024 sehubungan dengan optimalisasi dana murah.

Pendapatan fee-based relatif stabil sebesar Rp1,43 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun pendapatan fee-based pada triwulan III-2024 naik sebesar 35,0 persen dibandingkan triwulan II-2024 yang didukung pertumbuhan fee dari bisnis Premier Wealth, pembiayaan otomotif roda dua anak perusahaan dan pendapatan dari asset recovery.

Total kredit yang disalurkan naik 8,8 persen pada sembilan bulan pertama 2024 menjadi Rp122,37 triliun dari Rp112,42 triliun. Kredit non-ritel dan ritel unit bisnis Community Financial Services (CFS) tumbuh signifikan sebesar 11,3 persen menjadi Rp79,80 triliun dari Rp71,70 triliun.

Selaras dengan upaya untuk meningkatkan produktivitas Bank, kredit komersial CFS non-ritel yaitu, Business Banking, mencatat pertumbuhan yang signifikan sebesar 26,2 persen diikuti dengan kredit segmen UKM (diklasifikasikan sebagai SME+) yang juga tumbuh 21,6 persen, dan kredit UKM Ritel (diklasifikasikan sebagai RSME) yang tumbuh 15,8 persen.

Hal ini merupakan dampak dari langkah Bank dalam meningkatkan produktivitas di seluruh lini bisnis dan mempercepat penyediaan solusi perbankan kepada nasabah, serta sebagai dampak dari kolaborasi ‘One Maybank go-to-market’ yang semakin kuat.

Sementara, kredit CFS ritel juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,0 persen didukung oleh bisnis kartu kredit dan KTA yang tumbuh 15,9 persen, serta kredit otomotif anak perusahaan yang tumbuh 4,3 persen di tengah penjualan otomotif roda empat ritel nasional yang turun 11,9 persen.

Pembiayaan KPR melanjutkan momentum pertumbuhannya sebesar 3,8 persen didukung langkah Pemerintah dengan memperpanjang insentif PPN bersubsidi sampai dengan akhir Desember 2024.

Bank terus menjalankan cross-selling antar konglomerasi Maybank sejalan dengan pendekatan 'One Maybank go-to-market'.

Pembiayaan korporasi Global Banking tumbuh 4,5 persen menjadi Rp42,57 triliun dari Rp40,72 triliun. Kredit segmen Large Local Corporate (LLC) tumbuh 25,5 persen selaras dengan strategi bank pada segmen tersebut. Selain itu, kredit segmen Financial Institutions Group (FIG) juga meningkat sebesar 18,3 persen.

Bank membukukan pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp22,56 triliun, didukung pertumbuhan sebesar 44,1 persen untuk pembiayaan yang difokuskan pada pemanfaatan lahan secara berkelanjutan, dan pembiayaan sektor UKM yang tumbuh 1,4 persen Y-o-Y.

Pada September 2024, Bank menyalurkan pembiayaan untuk energi terbarukan dan transportasi ramah lingkungan sebesar Rp492 miliar. Total pembiayaan berkelanjutan menyumbang 20,6 persen terhadap total kredit yang disalurkan (bank saja).

Simpanan nasabah naik 1,2 persen menjadi Rp115,88 triliun dari Rp114,50 triliun. CASA tumbuh 8,8 persen sedangkan deposito berjangka turun 6,1 persen Y-o-Y dan terus menurun sebesar 2,7 persen pada triwulan III-2024 dibandingkan triwulan II-2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maybank Indonesia dan...
Maybank Indonesia dan Asuransi Etiqa Luncurkan Travel 360 Insurance
KUR BRI Antarkan Wanita...
KUR BRI Antarkan Wanita Ini Sukses Olah Kelor Jadi Aneka Pangan yang Digemari
5 Indikator Terbaru...
5 Indikator Terbaru yang Bisa Mengubah Arah Harga BTC
Pertamina Penuhi Kebutuhan...
Pertamina Penuhi Kebutuhan Gas Bumi Domestik melalui Skema Swap Gas
Dukung Kemandirian Energi...
Dukung Kemandirian Energi Bersih, Subholding Upstream Pertamina Sepakati 10 Perjanjian Jual Beli Gas
Ini Tujuh Peran BRI...
Ini Tujuh Peran BRI Bangun Ekonomi Indonesia dan Maknai Hari Kebangkitan Nasional
Maybank Marathon 2026...
Maybank Marathon 2026 Siap Digelar 23 Agustus, PASI Sebut Jadi Aset Nasional
Cari Tahu Tentang Kantong...
Cari Tahu Tentang Kantong Nikotin ZYN, Produk Alternatif Bebas Asap Tanpa Perangkat
Ajang Gowes Maybank...
Ajang Gowes Maybank Cycling Series Il Festino 2025 Hadirkan Aksi Sosial hingga Mitigasi Bencana
Rekomendasi
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Infografis
Nilai Impor Indonesia...
Nilai Impor Indonesia di Juli 2022, Naik 1,64 Persen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved