Pertamina UMKM Academy Fast Track 2020 Targetkan 500 UMKM Binaan Naik Kelas
Selasa, 10 November 2020 - 13:08 WIB
loading...
A
A
A
Manager SMEPP Pertamina Rudi Ariffianto mengatakan, sebelum dinyatakan layak mengikuti program UMKM Academy, peserta terlebih dahulu akan dilakukan kurasi dan verifikasi pada para mitra binaan. Kurasi dilakukan dengan masa pinjaman minimal 1 tahun dengan kolektibilitas lancar. Setelah itu terpilih 500 mitra binaan dan diverifikasi berdasarkan kemauan ikut serta program, kondisi usaha, dan penggunaan teknologi guna menunjang usaha.
"Kegiatan ini kami lakukan dengan cara kurasi pemilihan terhadap UMKM. Ini akan menjadi pilot project yang akan kami kembangkan secara tahunan," ujarnya. Rudi menjelaskan, setelah terverifikasi, para mitra binaan akan dikelompokkan berdasarkan kurikulum masing-masing kelas yang terdiri dari Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global.
(Baca Juga: UMKM Didorong Mandiri Saat Menghadapi Pandemi Covid-19)
"Kelas Go Modern akan ada kurikulum pelatihan kemasan, branding, dan standarisasi produk. Atau pada kelompok Go Global terdapat kurikulum fast track pengenalan ekspor UMKM," tuturnya.
Hingga Rabu (4/11), hasil kurasi menunjukkan sudah ada 6 dari target 75 mitra binaan yang masuk kelas Go Modern. Kemudian terdapat 74 dari target 150 mitra binaan masuk kelas Go Digital. Lalu 39 dari target 125 mitra binaan masuk kelas Go Online dan 166 dari target 100 mitra binaan yang masuk kelas Go Global.
"Kegiatan ini kami lakukan dengan cara kurasi pemilihan terhadap UMKM. Ini akan menjadi pilot project yang akan kami kembangkan secara tahunan," ujarnya. Rudi menjelaskan, setelah terverifikasi, para mitra binaan akan dikelompokkan berdasarkan kurikulum masing-masing kelas yang terdiri dari Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global.
(Baca Juga: UMKM Didorong Mandiri Saat Menghadapi Pandemi Covid-19)
"Kelas Go Modern akan ada kurikulum pelatihan kemasan, branding, dan standarisasi produk. Atau pada kelompok Go Global terdapat kurikulum fast track pengenalan ekspor UMKM," tuturnya.
Hingga Rabu (4/11), hasil kurasi menunjukkan sudah ada 6 dari target 75 mitra binaan yang masuk kelas Go Modern. Kemudian terdapat 74 dari target 150 mitra binaan masuk kelas Go Digital. Lalu 39 dari target 125 mitra binaan masuk kelas Go Online dan 166 dari target 100 mitra binaan yang masuk kelas Go Global.
(fai)
Lihat Juga :