Pulihkan Ekonomi, Sri Mulyani Punya Jurus Beda dengan Negara Lain

Selasa, 10 November 2020 - 15:28 WIB
loading...
Pulihkan Ekonomi, Sri...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah menyiapkan jurus jitu untuk memulihkan kembali ekonomi Indonesia . Setelah dalam dua kuartal berturu-turut terkena pukulan pandemi virus corona (Covid-19) .

Menurut Sri Mulyani jurus jitu inilah nantinya yang akan menjadi penggerak ekonomi Indonesia. Bahkan jurus ini juga yang nantinya akan menjadi pembeda antara Indonesia dengan negara lainnya. ( Baca juga:Ekonomi RI Resesi Gara-gara Horang Kayah Belum Jorjoran Belanja )

"Diharapkan jadi motor penggerak ekonomi dan membedakan Indonesia dengan emerging dan developing ekonomi lain," ujarnya dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (10/11/2020).

Menur Sri Mulyani, jurus yang dimaksud adalah Undang-undang Cipta Kerja alias omnibus law. Lewat UU Cipta Kerja, pemerintah melakukan reformasi secara struktural dan regulasi.

Sehingga diharapkan akan mempercepat proses pemulihan ekonomk nasional. Sementara negara lain kini hanya fokus untuk menghadapi pandemi Covid-19 saja.

"Negara lain masih menghadapi Covid. Kita juga sibuk menghadapi Covid tapi juga merform perbaikan fondasi ekonomi dan kesejahteraan kita," jelasnya. ( Baca juga:Bima Arya Ekspedisi Sungai Ciliwung dari Bogor ke Jakarta Pakai Perahu Karet )

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, melalui aturan sapu jagat tersebut, ekonomi Indonesia akan lebih kompetitif dan produktif. Selain itu, investasi juga akan lebih mudah masuk, UMKM akan mudah berkembang dan aturan-aturan tidak tumpang tindih.

"Ini sudah direcognize beberapa negara, Moody's, Fitch, ADB, World Bank menggambarkan UU Ominibus Law dan kebijakan reformasi struktural sebagai upaya sungguh-sungguh pemerintah perbaiki iklim investasi," jelasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved