Sempat Terpuruk, Angkutan Shuttle Jakarta-Bandung Mulai Membaik

Rabu, 11 November 2020 - 14:21 WIB
loading...
Sempat Terpuruk, Angkutan...
Bisnis angkutan shuttle Jakarta-Bandung diklaim mulai membaik setelah sempat terpuruk akibat dampak pandemi Covid-19. Foto/Ilustrasi
A A A
BANDUNG - Bisnis jasa transportasi ulang-alik (shuttle) Jakarta-Bandung mulai menggeliat kembali setelah sebelumnya sempat terpuruk di awal dimulainya pandemi Covid-19 . Saat ini, keterisian (load factor) shuttle Jakarta-Bandung diklaim rata-rata sudah di atas 50%.

Direktur Utama Lintas Shuttle Ori Setianto optimistis, bisnis bakal terus membaik hingga akhir tahun 2020. Hal itu didorong relaksasi yang dilakukan pemerintah serta mulai meningkatnya mobilitas masyarakat di antara dua kota besar tersebut.

"Sekarang omzet bisnis travel, terutama di Lintas Shuttle, sudah mulai membaik, dengan peningkatan hingga 50% sejak PSBB dibuka. Sebelumnya, pada awal pandemi sempat terpuruk hingga cuma 5%," kata Ori di Bandung, Rabu (11/11/2020).

(Baca Juga: Menhub Minta Lanjutkan Pembangunan dan Terapkan Protokol Kesehatan di Sarana Transportasi)

Menurut dia, saat awal pandemi, pendapatan bisnisnya hanya mengandalkan kiriman logistik. Sementara pergerakan penumpang nyaris tidak ada. Tetapi saat ini penumpang mulai kembali, terutama dari golongan pekerja dan pebisnis.

Beberapa kebijakan ekonomi yang dilakukan pemerintah diakuinya cukup membantu pelaku usaha travel. Termasuk relaksasi kredit kendaraan bermotor. Lintas Shuttle, kata dia, bisa melakukan efisiensi berkat adanya restrukturisasi kredit.

"Kami lakukan berbagai efisiensi, tapi tidak mengurangi daya tahan. Memang bisnis sangat terpukul, tapi kami bersyukur tidak sampai terhenti. Kami terus memperluas cabang agar bisnis tetap berjalan. Strategi ini yang akan terus kami kembangkan kedepannya," beber dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ventour Award 2026:...
Ventour Award 2026: Apresiasi Para Konsultan dengan Konstribusi Terbaik
Jumlah Perjalanan Tumbuh...
Jumlah Perjalanan Tumbuh 3 Digit, Lalamove Ride Fokus ke Kawasan Perdagangan dan Transit Jakarta
Shuttle Premium dan...
Shuttle Premium dan Promo J-pass 2025 Bikin Perjalanan Jakarta–Bandung Jadi Nyaman
Program Umrah Private...
Program Umrah Private Diminati, Jemaah Tentukan Sendiri Keberangkatan dan Fasilitas
Dukung Ekonomi di Sektor...
Dukung Ekonomi di Sektor Pariwisata, Yuk Bangun Bisnis Travel dengan MotionCredit!
Gandeng Pos Indonesia,...
Gandeng Pos Indonesia, Treetan Mudahkan Layanan Wisata Halal dan Umrah lewat PosPay
Menparekraf Minta OTA...
Menparekraf Minta OTA Asing Ikuti Regulasi: Tidak Boleh Ada yang Dirugikan
Kurikulum yang Berpusat...
Kurikulum yang Berpusat pada Siswa Efektif Atasi Learning Loss Akibat Pandemi
14 Kota dengan Biaya...
14 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Dunia
Rekomendasi
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved