Data Penerima Bansos Bikin Puyeng Sri Mulyani, Terutama UMKM
Rabu, 11 November 2020 - 18:29 WIB
loading...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku, masih kesulitan mendapatkan data masyarakat penerima bantuan sosial (bansos), terutama untuk sektor UMKM. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku, masih kesulitan mendapatkan data masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) . Adapun salah satunya yakni data bansos untuk sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Paling sering dibahas, namun sulit dari datanya adalah UMKM. Karena itu adanya regulasi proteksi dan menjaga data mereka," kata Menkeu Sri Mulyani dalam video virtual di Jakarta, Rabu (11/11/2020).
(Baca Juga: Waduh, Sri Mulyani Bongkar Data Penerima Bansos Belum Diperbarui Sejak 2015 )
Sambung dia menerangkan, banyak yang menyebut Indonesia memiliki 60 juta UMKM. Namun ketika pemerintah, mengalokasikan anggaran program pemulihan ekonomi (PEN) untuk UMKM, seperti fasilitas subsidi bunga atau restrukturisasi pinjaman atau banpres produktif Rp2,4 juta per UMKM, justru kesulitan dalam pendataan.
"Mencari orangnya ini tidak gampang. Kita punya database yang sangat terfragmentasi," bebernya.
"Paling sering dibahas, namun sulit dari datanya adalah UMKM. Karena itu adanya regulasi proteksi dan menjaga data mereka," kata Menkeu Sri Mulyani dalam video virtual di Jakarta, Rabu (11/11/2020).
(Baca Juga: Waduh, Sri Mulyani Bongkar Data Penerima Bansos Belum Diperbarui Sejak 2015 )
Sambung dia menerangkan, banyak yang menyebut Indonesia memiliki 60 juta UMKM. Namun ketika pemerintah, mengalokasikan anggaran program pemulihan ekonomi (PEN) untuk UMKM, seperti fasilitas subsidi bunga atau restrukturisasi pinjaman atau banpres produktif Rp2,4 juta per UMKM, justru kesulitan dalam pendataan.
"Mencari orangnya ini tidak gampang. Kita punya database yang sangat terfragmentasi," bebernya.
Lihat Juga :