Realisasi DMO Batu Bara Kuartal I/2020 Capai 31,53 Juta Ton

Senin, 13 April 2020 - 08:08 WIB
loading...
Realisasi DMO Batu Bara...
Kementerian ESDM yakin kebutuhan batu bara untuk berbagai industri di dalam negeri dapat terpenuhi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Minera (ESDM) optimis seluruh kebutuhan batu bara dalam negeri akan terpenuhi dari produksi nasional, kendati terdapat penurunan permintaan sebagai dampak melambatnya pengoperasian industri akibat pandemi global Covid-19.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Komunikasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi menyampaikan, realisasi Domestic Market Obligation (DMO) hingga kuartal I/2020 mencapai 31,53 juta ton atau 20% dari target DMO tahun 2020.

"Adanya pandemi Covid-19 memang membuat permintaan batu bara dari industri turun. Tapi, realisasi tersebut sudah bisa menutupi kebutuhan domestik," ungkap Agung keterangan resmi Kementerian ESDM.

Realisasi DMO batu bara tersebut, rinci Agung, terdiri atas penyediaan tenaga listrik (PLN) sebesar 25,6 juta ton. Adapun kebutuhan batu bara domestik untuk sektor nonkelistrikan umum mencapai 5,93 juta ton. "Ini masih bisa meng-cover kebutuhan PLN dan non kelistrikan umum," jelas Agung.

Pemerintah telah menargetkan jumlah DMO batu bara di tahun ini sebesar 155 juta ton. Agung menjelaskan, ancaman koreksi harga batu bara di pasar global dipercaya mulai mempengaruhi produksi dan penjualan batu bara di dalam negeri. "Apabila pandemi Covid-19 masih berlanjut, maka permintaan batu bara domestik diperkirakan turun sekitar 5%," ujarnya.

Pemerintah telah menetapkan harga jual batu bara untuk kelistrikan umum sebesar USD70 per ton di tahun 2020. Sedangkan, harga jual batu bara untuk industri lain di dalam negeri mengacu pada Harga Batu Bara Acuan (HBA) yang ditetapkan pemerintah setiap bulan.

"HBA April ditetapkan sebesar USD65,77 per ton atau turun USD1,31 per ton dari bulan sebelumnya USD67,08 per ton," ungkap Agung.

Meski begitu, pemerintah tetap memastikan akan menjaga permintaan batu bara untuk berbagai industri di dalam negeri dapat terpenuhi dari produksi dalam negeri, meski di tengah pandemi. Hal ini mengingat produksi batu bara masih sesuai dengan rencana yang ditetapkan sehingga pasokan tetap terjaga.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga Rantai Pasok Batu...
Jaga Rantai Pasok Batu Bara, PLN EPI Pastikan HOP Pembangkit di Atas 20 Hari
Pembentukan Lembaga...
Pembentukan Lembaga Pemungut Iuran Batu Bara Kian Dekat
Ekspor Batu Bara PTBA...
Ekspor Batu Bara PTBA Meningkat Tanpa Mengabaikan Kewajiban DMO
Lebih Cuan, Perusahaan...
Lebih Cuan, Perusahaan Batu Bara Rela Bayar Denda Agar Ekspor Jalan Terus
Terungkap Puluhan Perusahaan...
Terungkap Puluhan Perusahaan Ogah Pasok Batu Bara ke PLN, Waspada Krisis!
Pembentukan BLU Batu...
Pembentukan BLU Batu Bara Hadapi Jalan Membara
Belum Terima Gaji, Ratusan...
Belum Terima Gaji, Ratusan Pekerja Telantar di Tambang Muratara
Rekomendasi
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Berita Terkini
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved