Lebih Cuan, Perusahaan Batu Bara Rela Bayar Denda Agar Ekspor Jalan Terus
Selasa, 09 Agustus 2022 - 16:38 WIB
loading...
Harga batu bara melesat di tengah meningkatnya kebutuhan energi dunia. Sementara harga domestic market obligation (DMO) untuk PLN dipatok flat sebesar USD 70 per ton. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Harga batu bara melesat di tengah meningkatnya kebutuhan energi dunia. Sementara harga domestic market obligation ( DMO ) untuk PLN dipatok flat sebesar USD 70 per ton.
Disparitas harga yang sangat tinggi ini membuat pengusaha batu bara lebih suka menjual produksinya ke pasar luar negeri. Sebab dengan volume yang sama bisa mendapat keuntungan lebih dari lima kali lipat.
Baca Juga: Terungkap Puluhan Perusahaan Ogah Pasok Batu Bara ke PLN, Waspada Krisis!
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII DPR RI mengatakan, bahwa tingginya disparitas harga batu bara dalam negeri membuat perusahaan batu bara cenderung memilih ekspor ke luar negeri.
Pemerintah sendiri telah mewajibkan pemenuhan 25% untuk kebutuhan dalam negeri dari rencana produksi dengan harga yang dipatok USD70 per ton.
Disparitas harga yang sangat tinggi ini membuat pengusaha batu bara lebih suka menjual produksinya ke pasar luar negeri. Sebab dengan volume yang sama bisa mendapat keuntungan lebih dari lima kali lipat.
Baca Juga: Terungkap Puluhan Perusahaan Ogah Pasok Batu Bara ke PLN, Waspada Krisis!
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII DPR RI mengatakan, bahwa tingginya disparitas harga batu bara dalam negeri membuat perusahaan batu bara cenderung memilih ekspor ke luar negeri.
Pemerintah sendiri telah mewajibkan pemenuhan 25% untuk kebutuhan dalam negeri dari rencana produksi dengan harga yang dipatok USD70 per ton.
Lihat Juga :