18 Model Bisnis Fintech Ini Bisa Jadi Penolong UMKM
Jum'at, 13 November 2020 - 04:37 WIB
loading...
Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengatakan, pihaknya mengelompokkan 18 model bisnis fintech yang dapat mendukung pelaku UMKM di tanah air. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengatakan, pihaknya mengelompokkan 18 model bisnis fintech yang dapat mendukung pelaku UMKM di tanah air. Misalnya untuk memenuhi kebutuhan UMKM dalam pendanaan bisa menggunakan model funding agentyang mencarikan nasabah, tapi tidak mengelola dana.
Kemudian juga ada model aggregator yang memilihkan pendanaan seperti apa yang cocok. "Fintech jenis aggregator, funding agent, dan financial planner dapat mendampingi UMKM dan merekomendasikan permodalan yang tepat. Ini model bisnis funding," ujar Nurhaida dalam webinar Indonesia Fintech Summit dan Pekan Fintech Nasional 2020 Hari ke-2 di Jakarta.
(Baca Juga: Jokowi Mengakui Kontribusi Fintech, Penyaluran Pinjaman Capai Rp9,87 Triliun )
Dia melanjutkan, model kedua yang bisa menjadi alternatif pembiayaan atau financing seperti blockchain-based, equity crowdfunding, project financing, financial agent, property investment management, dan peer-to-peer (P2P) lending.
"Selain bisa mendampingi cara meminjam di bank, BPR, koperasi, dan lainnya, tapi juga bisa mendapatkan dana segar untuk pinjaman. Ada juga model P2P lending sebagai intermediasi antara UMKM dengan pemberi pinjaman. Bisa juga mendapatkan dana dari model equity crowdfunding. Jadi banyak fintech yang bisa membantu," tambahnya.
Kemudian juga ada model aggregator yang memilihkan pendanaan seperti apa yang cocok. "Fintech jenis aggregator, funding agent, dan financial planner dapat mendampingi UMKM dan merekomendasikan permodalan yang tepat. Ini model bisnis funding," ujar Nurhaida dalam webinar Indonesia Fintech Summit dan Pekan Fintech Nasional 2020 Hari ke-2 di Jakarta.
(Baca Juga: Jokowi Mengakui Kontribusi Fintech, Penyaluran Pinjaman Capai Rp9,87 Triliun )
Dia melanjutkan, model kedua yang bisa menjadi alternatif pembiayaan atau financing seperti blockchain-based, equity crowdfunding, project financing, financial agent, property investment management, dan peer-to-peer (P2P) lending.
"Selain bisa mendampingi cara meminjam di bank, BPR, koperasi, dan lainnya, tapi juga bisa mendapatkan dana segar untuk pinjaman. Ada juga model P2P lending sebagai intermediasi antara UMKM dengan pemberi pinjaman. Bisa juga mendapatkan dana dari model equity crowdfunding. Jadi banyak fintech yang bisa membantu," tambahnya.
Lihat Juga :