Inggris-ASEAN Perkuat Hubungan Ekonomi dan Digital

Sabtu, 14 November 2020 - 07:17 WIB
loading...
Inggris-ASEAN Perkuat...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Para Menteri, Pejabat Pemerintahan dan Perwakilan Bisnis Inggris berkomiten untuk bekerjasama dalam pemulihan, ketahanan dan pertumbuhan ASEAN di masa yang akan datang. Sejauh ini, ASEAN dan Inggris diketahui memiliki hubungan ekonomi yang solid.

Menteri Perdagangan Internasional Liz Truss mengatakan bahwa Inggris adalah mitra jangka panjang bagi ASEAN. Hubungan Ekonomi yang kuat memungkinkan perdagangan bilateral tumbuh stabil dalam 10 tahun terakhir, hingga hampir menyentuh 42 miliar poundsterling.

“2020 adalah tahun yang cukup menantang namun juga merupakan periode bagi kerja sama Inggris-ASEAN yang lebih baik," kata Liz saat memberikan sambutan secara virtual pada KTT Bisnis dan Investasi ASEAN, Jumat (13/11/2020). Pada kesempatan tersebut, Liz menyampaikan kata sambutan di hadapan panel “Teknologi dan Masa Depan Kerja di ASEAN”.

(Baca juga: Siapkah Kita Menghadapi Perdagangan Bebas ASEAN Plus? )

Menurut dia, kemajuan teknologi dikombinasi dengan dampak Covid-19 akan mempengaruhi masa depan pekerjaan. Dengan meningkatnya adopsi terhadap teknologi digital secara global, Liz mengutarakan pentingnya menguasai kemampuan untuk bekerja berjarak jauh dalam semua sektor.

"Inggris memutuskan untuk lebih fokus kepada kawasan Indo-Pacific dan bertekad untuk memperkuat hubungan ekonomi dan digital guna membangun masa depan yang lebih baik bagi kedua negara," tuturnya.

(Baca juga: PM Winston Churcill Berperan Sebarkan Hoax Wortel Bagus untuk Mata (II) )

Terlepas dari tantangan yang ada, tahun 2020 memang menjadi tahun yang sangat penting bagi hubungan Inggris-ASEAN. Pada Dialog Ekonomi Inggris-ASEAN di bulan Agustus lalu, kedua belah pihak menyepakati pentingnya memupuk pertumbuhan inovasi digital guna mendukung bisnis di kawasan regional untuk mampu berkembang dalam era ekonomi digital.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
White Paper MDI Ventures...
White Paper MDI Ventures Petakan Jalur Ekonomi Digital Inklusif di Indonesia
Topping Off SMX01 Perkuat...
Topping Off SMX01 Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia
Astranauts 2026, Akselerasi...
Astranauts 2026, Akselerasi Transformasi Digital dan Efisiensi untuk Perkuat Ekonomi
Percepatan Implementasi...
Percepatan Implementasi 5G Jadi Kunci Daya Saing Ekonomi Digital
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Rekomendasi
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Berita Terkini
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Infografis
Houthi Klaim Mampu Gagalkan...
Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved