Konsumsi Belum Kembali, Pehobi Tanaman Hias dan Sepeda Ikut Bantu Ekonomi
Sabtu, 14 November 2020 - 20:15 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Hidayat, kelas menengah atas masih menahan konsumsi karena situasi yang juga belum kembali normal. Itu berarti kelas menengah saat ini lebih memilih untuk menyimpan uangnya. Adapun uang yang biasanya dikeluarkan kelas menengah atas untuk berbelanja, kini lebih banyak untuk ditabung. Tak heran jika Dana Pihak Ketiga (DPK) di perbankan nasional tumbuh hingga 11% di Agustus 2020.
(Baca Juga: Konsumsi Rendah, BI Akui Banyak Dana Mengendap di Bank)
"Orang enggak lagi makan di restoran, ada tapi enggak sebanyak biasanya, pola itu jadi sangat terbatas. Sehingga kelas menengah atas tertahan konsumsinya, uangnya tertinggal di perbankan jadi saving. Makanya indikator DPK meningkat," jelasnya.
Sedangkan untuk golongan menengah bawah, justru lebih memilih untuk menghabiskan uang untuk konsumsi. Mengingat, pemerintah juga memberikan berbagai macam bantuan dari mulai Bantuan Langsung Tunai (BLT) berupa uang cash atau bantuan sosial berupa sembako.
"Kelas bawah saya bisa yakinkan orang-orang menengah bawah justru mendapatkan bantuan. Jadi konsumsi mereka bisa teap tumbuh," kata Hidayat.
(Baca Juga: Konsumsi Rendah, BI Akui Banyak Dana Mengendap di Bank)
"Orang enggak lagi makan di restoran, ada tapi enggak sebanyak biasanya, pola itu jadi sangat terbatas. Sehingga kelas menengah atas tertahan konsumsinya, uangnya tertinggal di perbankan jadi saving. Makanya indikator DPK meningkat," jelasnya.
Sedangkan untuk golongan menengah bawah, justru lebih memilih untuk menghabiskan uang untuk konsumsi. Mengingat, pemerintah juga memberikan berbagai macam bantuan dari mulai Bantuan Langsung Tunai (BLT) berupa uang cash atau bantuan sosial berupa sembako.
"Kelas bawah saya bisa yakinkan orang-orang menengah bawah justru mendapatkan bantuan. Jadi konsumsi mereka bisa teap tumbuh," kata Hidayat.
(fai)
Lihat Juga :