Punya 5 Jurus Andalan, BKPM: Kami Kawal Sampai Investasi Dieksekusi
Senin, 16 November 2020 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
Bahlil menegaskan, bahwa pihak BKPM akan mengawal investor secara end to end dalam realisasi investasi. Langkah selanjutnya adalah memastikan investasi yang digelontorkan sudah berjalan atau setidaknya hingga tahap produksi.
"Kami akan mengawal sampai dengan bagaimana investasi nya bisa dieksekusi, ketika dia membangun konstruksi, ketika dalam proses penyelesaian ada masalah baik BKPM maupun DPMPTSP sudah berkomitmen melayani investor," tandasnya.
(Baca Juga: Kucuran Investasi di Jawa dan Luar Jawa Membaik 6 Tahun Terakhir, Ini Datanya )
Bahlil mengakui bahwa dalam praktiknya, hal ini memang tidak mudah. Ada beberapa kendala yang harus dihadapi seperti pengusaha yang ingin adanya kecepatan, transparansi, efisiensi, hingga kemudahan. Dia memastikan keempat keinginan pengusaha tersebut juga akan diperhatikan.
"Kalau keempat keinginan terwujud, baik pemerintah pusat maupun Pemda bisa melakukan dengan baik, maka saya yakinkan bahwa Indonesia akan menuju suatu babak baru, akan memenangkan kompetisi dalam konteks investasi. Khususnya di Asia Tenggara dan global pada umumnya," tutur Bahlil.
"Kami akan mengawal sampai dengan bagaimana investasi nya bisa dieksekusi, ketika dia membangun konstruksi, ketika dalam proses penyelesaian ada masalah baik BKPM maupun DPMPTSP sudah berkomitmen melayani investor," tandasnya.
(Baca Juga: Kucuran Investasi di Jawa dan Luar Jawa Membaik 6 Tahun Terakhir, Ini Datanya )
Bahlil mengakui bahwa dalam praktiknya, hal ini memang tidak mudah. Ada beberapa kendala yang harus dihadapi seperti pengusaha yang ingin adanya kecepatan, transparansi, efisiensi, hingga kemudahan. Dia memastikan keempat keinginan pengusaha tersebut juga akan diperhatikan.
"Kalau keempat keinginan terwujud, baik pemerintah pusat maupun Pemda bisa melakukan dengan baik, maka saya yakinkan bahwa Indonesia akan menuju suatu babak baru, akan memenangkan kompetisi dalam konteks investasi. Khususnya di Asia Tenggara dan global pada umumnya," tutur Bahlil.
(akr)
Lihat Juga :