Sindir Kerumunan Habib Rizieq, Luhut: Bisa Timbul Malapetaka!

Selasa, 17 November 2020 - 11:13 WIB
loading...
Sindir Kerumunan Habib...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta kepada semua masyarakat agar tidak melakukan kerumunan serta pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang timbulkan klaster baru. Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional tersebut menyayangkan terjadinya penjemputan Rizieq Shihab di bandara Soetta kerumunan acara di Jakarta hingga Bogor pada beberapa hari yang lalu karena bisa membawa malapetaka baru yakni meningkatnya kasus corona akibat terjadinya klaster baru.

"Kita tidak ingin ada kerumunan. Hal ini penyebab klaster baru dan ini sudah ada evidence (bukti)," ujar dia dalam webinar, Selasa (17/11/2020).

Baca Juga: Dipanggil Polda Metro, Anies Baswedan: Saya Terima Undangan Kemarin

Dia juga menjelaskan pada kerumunan itu ada pejabat yang hadir. Bahkan pejabat yang pulang dari luar negeri tidak melakukan karantina sesuai arahan satgas Covid-19 yang harus karantina selama satu minggu. "Dan masyarakat harus patuh pada protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan serta jaga jarak," tandas dia.

Baca Juga: Tiba di Polda, Anies Baswedan: Saya Hadir Memenuhi Undangan

Sebelumnya, ulama kondang Habib Rizieq Shihab menggelar Maulid Nabi serta acara pernikahan anaknya yang menyebabkan kerumunan massa di Petamburan, Jakarta. Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD menyesalkan kejadian tersebut. Menurut Mahfud, kerumunan seperti itu tidak seharunya terjadi pada masa pandemi Covid-19. "Pemerintah menyesalkan terjadinya protokol kesehatan pada pesta pernikahan dan peringatan Maulid Nabi di Petamburan Jakarta Pusat," ujarnya dalam konferensi pers
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Prabowo dan Luhut Bertemu...
Prabowo dan Luhut Bertemu Empat Mata di Istana, Ini yang Dibahas
Luhut Lapor Prabowo:...
Luhut Lapor Prabowo: Iran Tak Mungkin Tutup Selat Hormuz Seterusnya
Luhut Ungkap Informasi...
Luhut Ungkap Informasi Intelijen: Drone Bawah Air Iran Siap Hancurkan Kapal Tanker AS
Luhut Bersama Menko...
Luhut Bersama Menko Airlangga Bahas Program GovTech, Apa Itu?
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
Rekomendasi
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise Spill Tipis Baby Soso, Warganet: Bule Banget!
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved