Menteri Siti Pastikan Kawasan Hutan Tidak Dipakai Food Estate

Rabu, 18 November 2020 - 20:09 WIB
loading...
A A A
Dalam pendataan yang dilakukan Kementerian LHK, agenda food estate ini dilakukan dengan konsep kewilayahan. Lahan seluas 60.000 ha ini harus dilihat dan didekati pengelolaan tata guna lahan.

“Ada mozaik yang merupakan kawasan hutan lindungnya,” bebernya. Menurutnya, lahan tersebut merupakan bagian dari wilayah yang sudah didalami Kementerian LHK. “Melihat kondisi yang ada, oleh masysrakat dengan rencana kerja yang ada,” tandasnya.

(Baca juga:Food Estate Humabahas Berbasis Hortikultura)

Diketahui, pemerintah terus berupaya mempercepat perkembangan kawasan food estate di Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara (Sumut) untuk mewujudkan ketahaan pangan nasional secara berkelanjutan. Program prioritas ini dinilai mampu membangun kawasan ekonomi baik lokal maupun nasional. Pasalnya dalam pelaksanaannya melibatkan lintas kementerian dan lembaga terkait serta para petani dan masyarakat sekitar.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan Momon Rusmono mengatakan bahwa saat ini progres pelaksanaan program food estate sudah masuk tahapan on the track. Meski masih ada beberapa kendala, tetapi tidak akan mengurangi percepatan pengolahan lahan yang sedang dilakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
RI-UNEP Perkuat Kerja...
RI-UNEP Perkuat Kerja Sama Kehutanan, REDD+, dan Pengembangan Pasar Karbon
Sinergi Pengusaha-Kampus...
Sinergi Pengusaha-Kampus Percepat Multiusaha Kehutanan dan Pengendalian Karhutla
APHI Dorong Penguatan...
APHI Dorong Penguatan Komitmen Jaga Kelestarian Hutan
Pakar: Status Sawit...
Pakar: Status Sawit di Kawasan Hutan Perlu Pendekatan Hukum yang Berkeadilan bagi Rakyat
Gubernur Mathius Dukung...
Gubernur Mathius Dukung Roadmap Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan di Papua
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Komisi IV DPR Sebut...
Komisi IV DPR Sebut PSN Wanam Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Rekomendasi
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
Berita Terkini
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved