Dampak Terburuk Covid-19 Terhadap Sektor Ekonomi Telah Berakhir

Kamis, 19 November 2020 - 09:35 WIB
loading...
Dampak Terburuk Covid-19...
Dampak terburuk Covid-19 terhadap sektor ekonomi diyakini sudah berakhir. Ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sudah mulai pulih pada kuartal III/2020. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Dampak terburuk Covid-19 terhadap sektor ekonomi diyakini sudah berakhir. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sudah mulai pulih pada kuartal III/2020, meski masih berada di zona negatif.



Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan, realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2020 yaitu minus 3,49% atau tumbuh 5,05% dibandingkan kuartal II yang minus 5,32%. "Kita melihat yang terburuk telah berakhir, terutama pada kuartal II tahun ini, ketika kontraksi sangat dalam tetapi kami melihat rebound pada kuartal III. Kami masih sangat berhati-hati karena Covid-19 masih ada," katanya di Jakarta kemarin.

Dampak Terburuk Covid-19 Terhadap Sektor Ekonomi Telah Berakhir


Namun, Sri masih mengkhawatirkan potensi terjadinya gelombang kedua atau second wave seperti yang sudah terjadi di negara-negara Eropa. "Kita lihat di beberapa negara ada gelombang kedua, yang benar-benar bisa membuat langkah mundur dari kemajuan ini," bebernya. (Baca: Enam Jenis Bisikan Setan yang Merasuki Manusia)

Dia menambahkan, pandemi ini adalah situasi luar biasa yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi pemerintah maupun dunia. "Jadi, yang pasti ketika kita merancang respons kebijakan seperti apa, kita benar-benar harus melihat apa," ungkapnya.

Lebih lanjut Sri Mulyani mengungkapkan ada tiga hal yang membuatnya dilematis dalam menerapkan kebijakan ekonomi menghadapi krisis akibat pandemi Covid-19. Pembatasan aktivitas yang berakibat pada penekanan di kegiatan ekonomi, membuat Indonesia dipastikan mengalami resesi pada kuartal III setelah pertumbuhan minus dua kuartalan beruntun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Rekomendasi
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Nantikan Teaser Poster...
Nantikan Teaser Poster Serial My Chef In Crime, Ada Misteri yang Siap Bikin Penasaran di VISION+
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
Berita Terkini
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved