Terapkan SMAP, Tata Kelola Usaha Hulu Migas Kian Transparan dan Cepat
Kamis, 19 November 2020 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Divisi Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa (PPBJ), Erwin Suryadi menambahkan, Divisi PPBJ yang menjadi salah satu sampling audit surveillance ini dapat menjadi bukti bahwa perubahan dan terobosan yang telah dilakukan selama ini di dalam tata kelola proses pengadaan telah mampu memberikan hasil yang memuaskan.
Berdasarkan data hasil audit yang disampaikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada acara Forum Auditor Migas Indonesia (FAMI) tanggal 2 November 2020 lalu bahwa telah terjadi penurunan temuan sektor Pengelolaan Rantai Suplai yang sangat signifikan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini, dari yang sebelumnya sebesar USD162,93Juta pada tahun 2018 menjadi USD8,19Juta pada tahun 2019.
(baca juga: Negara Boncos Rp8,97 Triliun, BPK Bongkar Biang Keroknya Ada 13.567 Masalah )
"Tentunya apresiasi ini membuktikan bahwa transformasi proses bisnis di SKK Migas khususnya bidang pengadaan berjalan secara efektif, efisien, akuntabel dan transparan dalam mendukung percepatan produksi serta tetap memperhatikan keberpihakan kepada produk atau jasa dalam negeri," ujarnya.
Sementara itu, VP PSCM BP Berau Ltd. James Tehubijuluw, mengatakan transparansi manajemen anti penyuapan ini sangat penting bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan SKK Migas agar proses tender lebih transparan dan cepat sehingga target produksi dan lifting tercapai secara rencana.
Berdasarkan data hasil audit yang disampaikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada acara Forum Auditor Migas Indonesia (FAMI) tanggal 2 November 2020 lalu bahwa telah terjadi penurunan temuan sektor Pengelolaan Rantai Suplai yang sangat signifikan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini, dari yang sebelumnya sebesar USD162,93Juta pada tahun 2018 menjadi USD8,19Juta pada tahun 2019.
(baca juga: Negara Boncos Rp8,97 Triliun, BPK Bongkar Biang Keroknya Ada 13.567 Masalah )
"Tentunya apresiasi ini membuktikan bahwa transformasi proses bisnis di SKK Migas khususnya bidang pengadaan berjalan secara efektif, efisien, akuntabel dan transparan dalam mendukung percepatan produksi serta tetap memperhatikan keberpihakan kepada produk atau jasa dalam negeri," ujarnya.
Sementara itu, VP PSCM BP Berau Ltd. James Tehubijuluw, mengatakan transparansi manajemen anti penyuapan ini sangat penting bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan SKK Migas agar proses tender lebih transparan dan cepat sehingga target produksi dan lifting tercapai secara rencana.
(ind)
Lihat Juga :