CPNS Tahun Depan Pemerintah Buru Guru, Tenaga Administrasi Nanti Dulu
Kamis, 19 November 2020 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
"Penerimaan ASN tidak lagi harus berjumlah banyak dan penggunaan teknologi dalam pemerintahan harus dioptimalkan," ujar dia.
Pengurangan tenaga adminstrasi juga berkaca kepada negara-negara di luar yang memiliki jumlah sedikit. Seperti di Singapura yang pegawai negerinya hanya berjumlah ratusan orang. ( Baca juga:Marak Rekening Bank Dibobol, OJK Kasih Tips Aman Bertransaksi Keuangan Online )
"Lalu di Korea Selatan, jaringan teknologi informasinya dalam pemerintahan digunakan secara maksimal," ungkap dia.
Menurutnya, di parlemen Malaysia saja, teknologi sangat dimaksimalkan. Dalam rapat paripurna saja hanya ada 3-4 orang anggota dewan saja yang hadir, sisanya cukup melakukan voting dari jauh.
"Maka kami ingin di Indonesia, kebutuhan pengadaan formasi baru di kementerian dan lembaga bisa ditekankan. Contohnya, apabila ada 10 pegawai pensiun tak perlu mengadakan 10 pegawai baru," tandas dia.
Pengurangan tenaga adminstrasi juga berkaca kepada negara-negara di luar yang memiliki jumlah sedikit. Seperti di Singapura yang pegawai negerinya hanya berjumlah ratusan orang. ( Baca juga:Marak Rekening Bank Dibobol, OJK Kasih Tips Aman Bertransaksi Keuangan Online )
"Lalu di Korea Selatan, jaringan teknologi informasinya dalam pemerintahan digunakan secara maksimal," ungkap dia.
Menurutnya, di parlemen Malaysia saja, teknologi sangat dimaksimalkan. Dalam rapat paripurna saja hanya ada 3-4 orang anggota dewan saja yang hadir, sisanya cukup melakukan voting dari jauh.
"Maka kami ingin di Indonesia, kebutuhan pengadaan formasi baru di kementerian dan lembaga bisa ditekankan. Contohnya, apabila ada 10 pegawai pensiun tak perlu mengadakan 10 pegawai baru," tandas dia.
(uka)
Lihat Juga :