Level 5.600 Jadi Titik Terkuat IHSG Sebelum Melesat Lagi

Jum'at, 20 November 2020 - 14:08 WIB
loading...
Level 5.600 Jadi Titik...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Direktur Asosiasi Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menilai bahwa level 5.600 menjadi titik terkuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebelum naik ke level lebih tinggi. Adapun support IHSG akan berada di level 5.525.

"Saat ini kami melihat untuk IHSG akan bermain di 5.525 dengan titik atas 5.600. Jadi, kalau kami melihat 5.600 akan menjadi angka yang sangat penting kalau misalkan hari ini bisa tembus naik ke atas pasti kami yakin ini nggak akan lama, jadi mungkin bisa dijual di atas," ujar Maxi dalam acara Market Opening IDX Channel, Jumat (20/11/2020).

(Baca juga: Nanjak Terus, IHSG Butuh Koreksi Sehat untuk Ngegas Lagi di Desember )

Maxi menambahkan, untuk perdagangan hari ini, pergerakan IHSG berpeluang 50:50 antara menguat atau melemah. Hal ini disebabkan IHSG yang telah mengalami kenaikan cukup tinggi, khusus saat ini pihaknya melihat indeks butuh koreksi yang sehat untuk bisa melanjutkan kenaikan.

Selain membutuhkan koreksi, Maxi menyampaikan adanya penerapan lockdown di beberapa negara yang mengalami peningkatan kasus Covid-19 juga membuat investor cemas. Hal ini sekaligus menandakan bahwa pemulihan ekonomi tidak seindah yang dibayangkan.

(Baca juga: Gelar Perkara Dugaan Pelanggaran Protokol Kesehatan Acara Habib Rizieq Ditunda, Kenapa? )

"Kenapa? vaksinnya akan ada tapi kenyataannya pada hari ini belum ada. Data di atas kertas jauh lebih penting. Kami melihat masih ada harapan untuk indeks mengalami kenaikan tapi khusus minggu ini sampai minggu depan kami melihat ada potensi koreksi yang cukup besar. Jadi harus hati-hati," ucapnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Menelaah di Balik Manuver...
Menelaah di Balik Manuver MSCI
Kejagung Turut Dalami...
Kejagung Turut Dalami Isu Saham Gorengan saat IHSG Anjlok
Rekomendasi
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Setelah Sintya Marisca,...
Setelah Sintya Marisca, VISION+ Perkenalkan Jeremie Tobing di First Look My Chef in Crime
Sebelum Ditangkap KPK,...
Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Infografis
Jawa Timur Jadi Provinsi...
Jawa Timur Jadi Provinsi Pertama yang Masuk PPKM Level 1
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved