Setelah Lima Tahun Berlayar, Tol Laut Akhirnya Catatkan Sejarah
Jum'at, 20 November 2020 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
Dengan adanya program Tol Laut, pemerintah dapat memastikan terpenuhinya logistik, baik distribusi kebutuhan pokok maupun barang penting lainnya secara terjadwal dan pasti. Efek dari Tol Laut adalah adanya pengurangan selisih harga antar-pulau yang akhirnya dapat meningkatan kesejahteraan rakyat dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.
Program Tol Laut menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan ke daerah tertinggal, terdepan, rerluar dan perbatasan (3TP). “Tol laut juga menjadi angkutan laut yang berlayar secara rutin dan terjadwal dari wilayah barat sampai timur Indonesia dan sebaliknya,” tutup Buyung. ( Baca juga:Habib Rizieq Dikabarkan Positif Covid-19, FPI: Beliau Hanya Butuh Istirahat )
Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bekerja sama dengan pemerintah daerah dan operator mengangkut logistik sebanyak 15 kontainer beras dan satu kontainer biji gebang dari Pelabuhan Merauke Papua menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada 13 November 2020 lalu. Logistik tersebut diangkut dengan Kapal Logistik Nusantara 2 berkode trayek T-18 yang memiliki rute trayek Tanjung Perak-Badas-Bima-Merauke.
Tol Laut merupakan program yang digagas oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015. Program ini merupakan sistem pengangkutan logistik kelautan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan di Nusantara. Tujuannya untuk mengurangi disparitas harga antar-wilayah, antarpulau, antardaerah serta memangkas biaya logistik yang mahal.
Program Tol Laut menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan ke daerah tertinggal, terdepan, rerluar dan perbatasan (3TP). “Tol laut juga menjadi angkutan laut yang berlayar secara rutin dan terjadwal dari wilayah barat sampai timur Indonesia dan sebaliknya,” tutup Buyung. ( Baca juga:Habib Rizieq Dikabarkan Positif Covid-19, FPI: Beliau Hanya Butuh Istirahat )
Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bekerja sama dengan pemerintah daerah dan operator mengangkut logistik sebanyak 15 kontainer beras dan satu kontainer biji gebang dari Pelabuhan Merauke Papua menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada 13 November 2020 lalu. Logistik tersebut diangkut dengan Kapal Logistik Nusantara 2 berkode trayek T-18 yang memiliki rute trayek Tanjung Perak-Badas-Bima-Merauke.
Tol Laut merupakan program yang digagas oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2015. Program ini merupakan sistem pengangkutan logistik kelautan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan di Nusantara. Tujuannya untuk mengurangi disparitas harga antar-wilayah, antarpulau, antardaerah serta memangkas biaya logistik yang mahal.
(uka)
Lihat Juga :