Ketahanan Pangan Terjaga Petani Sejahtera
Sabtu, 21 November 2020 - 06:17 WIB
loading...
A
A
A
"Ada juga agenda agroforestry pada program Hutan Sosial dan Tanah Obyek Reforma Agraria ruang untuk pengalokasian kepemilikan lahan bagi masyarakat tani," ungkap Siti Nurbaya.
Khusus di bidang tata ruang dan pertanahan, arah kebijakannya terus fokus kepada kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan. Salah satu jembatan yang ditawarkan ialah kehadiran bank tanah. (Baca juga: Angkatan Laut AS Ingin Bentuk Armada Baru di Dekat Singapura)
Terkait bank tanah, Menteri Agraria Sofyan Djalil mengatakan, peran bank tanah demi mendukung lahan pertanian yang berkelanjutan. Kehadiran institusi ini disebut sebagai terobosan yang ke depan mampu menjembatani berbagai permasalahan terkait ketersediaan lahan.
Bank tanah merupakan badan khusus yang mengelola tanah yang berfungsi melaksanakan perencanaan, perolehan, pengadaan, pengelolaan, pemanfaatan, dan pendistribusian tanah. Tujuan bank ini untuk menjamin ketersediaan tanah bagi kepentingan umum, kepentingan sosial, pembangunan nasional, pemerataan ekonomi, konsolidasi lahan, dan reformasi agraria.
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arief Satria berpendapat, perguruan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam riset dan pengembangan. Dengan cara itu perguruan tinggi siap menghasilkan inovasi. Untuk itu pertanian di masa depan harus inklusif.
"Bahasa sederhananya yang besar didorong atau diperkuat sementara yang kecil diberdayakan. Kalau kita bisa dapat menyatukan mereka ini akan luar biasa. Bagaimana kita bisa menggali potensi untuk produktivitas efisiensi berdaya saing. Terakhir sustainable, harus ramah lingkungan, karena ini sudah menjadi tuntutan di seluruh dunia perguruan tinggi," ucapnya. (Lihat videonya: Siswi SD di Gowa Buta Usai Belajar dari 4 Jam)
Faktor-faktor harus menyeluruh menyentuh masyarakat, perusahaan juga perguruan tinggi. Perguruan tinggi dapat menjadi bagian dari research and development (R&D) yang luar biasa untuk efisiensi dalam pertanian.
"Daripada perusahaan membangun R&D sendiri lebih baik memanfaatkan atau berkolaborasi dengan perguruan tinggi, misalnya dengan membuat science techno park sehingga terjadi simbiosis mutualisme," tambah Arief. (Ananda Nararya)
Khusus di bidang tata ruang dan pertanahan, arah kebijakannya terus fokus kepada kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan. Salah satu jembatan yang ditawarkan ialah kehadiran bank tanah. (Baca juga: Angkatan Laut AS Ingin Bentuk Armada Baru di Dekat Singapura)
Terkait bank tanah, Menteri Agraria Sofyan Djalil mengatakan, peran bank tanah demi mendukung lahan pertanian yang berkelanjutan. Kehadiran institusi ini disebut sebagai terobosan yang ke depan mampu menjembatani berbagai permasalahan terkait ketersediaan lahan.
Bank tanah merupakan badan khusus yang mengelola tanah yang berfungsi melaksanakan perencanaan, perolehan, pengadaan, pengelolaan, pemanfaatan, dan pendistribusian tanah. Tujuan bank ini untuk menjamin ketersediaan tanah bagi kepentingan umum, kepentingan sosial, pembangunan nasional, pemerataan ekonomi, konsolidasi lahan, dan reformasi agraria.
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arief Satria berpendapat, perguruan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam riset dan pengembangan. Dengan cara itu perguruan tinggi siap menghasilkan inovasi. Untuk itu pertanian di masa depan harus inklusif.
"Bahasa sederhananya yang besar didorong atau diperkuat sementara yang kecil diberdayakan. Kalau kita bisa dapat menyatukan mereka ini akan luar biasa. Bagaimana kita bisa menggali potensi untuk produktivitas efisiensi berdaya saing. Terakhir sustainable, harus ramah lingkungan, karena ini sudah menjadi tuntutan di seluruh dunia perguruan tinggi," ucapnya. (Lihat videonya: Siswi SD di Gowa Buta Usai Belajar dari 4 Jam)
Faktor-faktor harus menyeluruh menyentuh masyarakat, perusahaan juga perguruan tinggi. Perguruan tinggi dapat menjadi bagian dari research and development (R&D) yang luar biasa untuk efisiensi dalam pertanian.
"Daripada perusahaan membangun R&D sendiri lebih baik memanfaatkan atau berkolaborasi dengan perguruan tinggi, misalnya dengan membuat science techno park sehingga terjadi simbiosis mutualisme," tambah Arief. (Ananda Nararya)
(ysw)
Lihat Juga :