Gelombang Kedua Kasus Covid-19 Mencuat, Awasi Koreksi Bursa Saham

Minggu, 22 November 2020 - 13:45 WIB
loading...
Gelombang Kedua Kasus...
Perkembangan kasus Covid-19 serta penemuan vaksin, masih menjadi sentimen yang bakal mempengaruhi gerak pasar modal pada pekan terakhir di bulan November 2020. Foto/Dok SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Perkembangan kasus Covid-19 serta penemuan vaksin, masih menjadi sentimen yang bakal mempengaruhi gerak pasar modal pada pekan terakhir di bulan November 2020. Direktur Investama Hans Kwee menerangkan, peningkatan kasus Covid-19 pada beberapa negara di dunia disertai mulai turunnya optimisme vaksin membuat pasar saham diprediksi akan konsolidasi melemah.

Ditambah masalah stimulus dan pasar keuangan yang naik banyak beberapa pekan terakhir, sehingga membuka koreksi sehat IHSG. "Support IHSG di level 5.541 sampai 5.462 dan resistance di level 5.628 sampai 5.657," kata Hans Kwee di Jakarta, Minggu (22/11/2020).

(Baca Juga: Data Sepekan 16-20 November, Kapitalisasi Pasar Modal Naik Tembus Rp6.474,868 Triliun )

Lalu di tengah kenaikan kasus covid-19, nampaknya pasar keuangan memperhatikan masalah antara The Fed dan Departemen Keuangan terkait program kredit bantuan pandemi.

"Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan, program kredit bantuan pandemic sebesar USD 455 miliar yang dialokasikan musim semi lalu di bawah undang-undang CARES harus dikembalikan ke kongres untuk dialokasikan kembali sebagai hibah untuk perusahaan kecil," katanya.

(Baca Juga: Kuartal IV, Pasar IPO Indonesia Diprediksi Capai USD500 Juta )

Lalu program ini dianggap penting bagi bank Sentral dan bila dihentikan akan berdampak tidak baik bagi perekonomian. "Ketika kasus infeksi baru covid 19 meningkat diikuti pembatasan kegiatan sosial dapat mendorong gelombang PHK baru dan perlambatan pemulihan ekonomi," terangnya.

Selain itu, pelaku pasar keuangan kecewa karena berharap The Fed dan Departemen Keuangan dapat bekerja sama mengatasi dampak Pandemi yang akhir-akhir ini meningkat risikonya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
MNC Sekuritas Ajak Investor...
MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Tipis ke 6.010, Ada 519 Saham Malas Bergerak
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
Berita Terkini
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved