KSSK Akui Stabilitas Keuangan RI Terganggu Dampak Corona
Senin, 11 Mei 2020 - 13:09 WIB
loading...
Wabah corona diakui telah menyebabkan gangguan dari sisi permintaan maupun penawaran dan berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengakui kondisi stabilitas keuangan nasional berpotensi terganggu akibat efek dari pandemi virus corona (covid-19) yang belum pasti kapan berakhirnya.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pada awal tahun sebenarnya ekonomi Indonesia diproyeksikan akan tumbuh tinggi. Namun semuanya berbalik arah ketika virus corona menginfeksi beberapa negara.
Terlebih saat Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus Corona sebagai pandemi global. Sri Mulyani mengatakan, berubahnya status menjadi pandemi membuat gangguan sektor kesehatan meningkat menjadi ancaman kematian.
(Baca Juga: Menkeu: Momentum Perbaikan Ekonomi Berubah Terdampak Covid-19)
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyebutkan, sejak ditetapkan sebagai pandemi global, banyak negara melakukan cara-cara ekstrem untuk memutus penyebaran virus tersebut, seperti melakukan lockdown.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pada awal tahun sebenarnya ekonomi Indonesia diproyeksikan akan tumbuh tinggi. Namun semuanya berbalik arah ketika virus corona menginfeksi beberapa negara.
Terlebih saat Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus Corona sebagai pandemi global. Sri Mulyani mengatakan, berubahnya status menjadi pandemi membuat gangguan sektor kesehatan meningkat menjadi ancaman kematian.
(Baca Juga: Menkeu: Momentum Perbaikan Ekonomi Berubah Terdampak Covid-19)
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyebutkan, sejak ditetapkan sebagai pandemi global, banyak negara melakukan cara-cara ekstrem untuk memutus penyebaran virus tersebut, seperti melakukan lockdown.
Lihat Juga :