Estafet Posisi Pemimpin G20 Dilempar ke Italia, Arab Saudi Tetap Pegang Kunci

Senin, 23 November 2020 - 08:48 WIB
loading...
Estafet Posisi Pemimpin...
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud menyerahkan posisi pemimpin G20 ke Italia, namun Saudi akan terus memainkan peran kunci dalam G20 untuk mencapai kerjasama global dan menemukan solusi. Foto/Dok
A A A
RIYADH - Dengan berakhirnya G20 Riyadh Summit 2020 , berakhir pula masa kepemimpinan Arab Saudi atas para negara anggota G20. Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud kemudian menyerahkan posisi pemimpin G20 kepada Italia melalui Perdana Menteri (PM) Giuseppe Conte untuk memimpin G20 di tahun 2021.

"Sekarang, dengan senang hati saya menyerahkan kehormatan dan tanggung jawab Presidensi G20 2021 kepada Republik Italia, dengan penuh harapan kesuksesan bagi mereka," ucap Raja Salman dalam penutupan G20 Riyadh Summit di Riyadh, Minggu malam (22/11).

Dia menyampaikan, Arab Saudi siap memberikan dukungan dengan cara apa pun yang memungkinkan. (Baca Juga: Kepemimpinan Arab Saudi di G20, Raja Salman: Kami Berhasil Mengirim Pesan Harapan )

"Karena posisi Arab Saudi yang unik secara regional dan internasional, dan lokasi yang unik yang menghubungkan ketiga benua dan terletak di persimpangan pasar negara berkembang dan berkembang. Saudi akan terus memainkan peran kunci dalam G20 untuk mencapai kerjasama global dan menemukan solusi untuk tantangan dunia yang paling mendesak di abad ke-21, bekerja sama dengan mitra kami di G20 maupun negara lain," jelasnya.

Lebih lanjut Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para mitranya di Troika, Jepang dan Italia, yang telah membantu Arab Saudi mencapai programnya tahun ini. Dalam masa kepemimpinannya, G20 telah mencapai banyak hal tahun ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
Utang Dunia Tembus Rekor...
Utang Dunia Tembus Rekor Gila Rp6.168 Kuadriliun! Investor Mulai Buang AS?
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi...
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi di G20, Airlangga Akui Berkat Momentum Ramadan dan Lebaran
BRICS Kian Digdaya Dibandingkan...
BRICS Kian Digdaya Dibandingkan G7, Kuasai Hampir 40% Ekonomi Dunia di 2025
Bos Bank Dunia Peringatkan...
Bos Bank Dunia Peringatkan Dampak Ngeri Penutupan Selat Hormuz: Ekonomi Global Tak Pulih Instan
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Gibran Sikapi Konflik...
Gibran Sikapi Konflik Gaza hingga Sudan di KTT G20: Dunia Tidak Boleh Menormalisasi Penderitaan
Wapres Gibran Pamer...
Wapres Gibran Pamer Program MBG di KTT G20
Rekomendasi
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
Berita Terkini
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved