Listrik untuk Pos Jaga TNI Bikin Kitorang Bisa Menyanyi

Senin, 23 November 2020 - 14:49 WIB
loading...
Listrik untuk Pos Jaga...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui pendanaan APBN tahun 2019 telah menyelesaikan pembangunan 22 pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terpusat untuk pos jaga TNI dan telah beroperasi sejak awal tahun 2020 ini. Untuk tahun depan, Kementerian ESDM melalui Ditjen EBTKE kembali menganggarkan pembangunan PLTS terpusat di 17 titik pos jaga TNI dengan kapasitas masing-masing 10 kWp.

Saat ini tim teknis Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM tengah melakukan survei lokasi ke titik-titik pos Pamtas di Provinsi NTT, Papua, Papua Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara, dengan prioritas pos-pos yang belum berlistrik sebelumnya.

Dikutip dari laman Kementerian ESDM, Senin (23/11/2020), pemanfaatan potensi energi surya menjadi pilihan bagi pemerintah dalam penyediaan tenaga listrik bagi wilayah terdepan dan terluar yang belum terjangkau jaringan listrik PLN. Termasuk dalam hal ini, penyediaan tenaga listrik bagi pos jaga pengaman perbatasan (Pamtas) TNI yang ada di perbatasan negeri. ( Baca juga:Demi Target 1 Juta Barel Minyak per Hari, Pemerintah Gulirkan Insentif )

Dengan kapasitas yang lebih besar, kehadiran PLTS ini nantinya selain dimanfaatkan untuk penyediaan energi listrik bagi Pos Pamtas TNI, juga diharapkan dapat bermanfaat bagi warga setempat yang belum menikmati aliran listrik. Banyak warga di wilayah perbatasan hanya dapat mengakses penerangan listrik yang bersumber dari tenaga diesel. Itu pun mesti menggunakan bahan bakar yang biayanya tidak murah dan kadang sulit didapat.

Yusup Saori (78), salah satu ketua adat (Ondoafi) Kampung Yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, saat ditemui oleh tim esdm.go.id di Pos TNI Yabanda, Kamis (19/11) berbagi cerita tentang besarnya manfaat listrik dari PLTS di pos TNI bagi warga. Yusup dan warga Kampung Yabanda kini turut menikmati hadirnya listrik yang menyala 24 jam di Pos jaga tersebut.

"Sekarang bisa nonton TV toh di sini, tidak khawatir habis bensin. Kalau di kampung ada yang terang listriknya pakai genset, beberapa saja," ungkap Yusup.

Untuk memenuhi kebutuhan penerangan, warga Yabanda membeli bensin yang seliternya Rp15.000 dan harus ke Arso Kota yang berjarak hingga satu jam perjalanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
Defisit APBN Semester...
Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun
Rekomendasi
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Berita Terkini
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved