Listrik untuk Pos Jaga TNI Bikin Kitorang Bisa Menyanyi
Senin, 23 November 2020 - 14:49 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini listrik di Pos Yabanda telah menyala 24 jam sejak beroperasinya PLTS terpusat berkapasitas 5 kiloWatt peak (kWp). Listrik tersebut digunakan untuk penerangan di malam hari, menyalakan perangkat elektronik di pos, mengecas HP, dan menyalakan beberapa perangkat hiburan lain. ( Baca juga:Ganggu Pasar NMax, GPX Drone Lebih Mirip Honda PCX )
Tak hanya di Yabanda, warga Kalilapar Distrik Waris juga merasakan manfaat lebih sejak hadirnya PLTS 5 kWp di Pos Pamtas Kalilapar. Paulus (26) menyempatkan singgah ke pos untuk rehat dari aktivitas ladangnya yang berjarak 1 km dari Pos. "Tak hanya bisa nonton TV, di sini bisa karaoke juga bersama Bapak TNI," ungkapnya sembari tertawa.
Pos Yabanda dan Pos Kalilapar adalah dua dari sembilan Pos Pamtas TNI di Papua yang telah teraliri listrik menggunakan PLTS terpusat.
Pembangunan PLTS di Pos TNI Satgas Pamtas RI-Papua Nugini ini merupakan tindak lanjut perjanjian kerja sama (PKS) antara Kementerian ESDM dengan TNI pada tanggal 26 November 2018 tentang Pembangunan PLTS di Markas Besar TNI dan di Pos Satgas TNI.
Untuk tahun 2021, kapasitas PLTS yang dibangun ditingkatkan menjadi sebesar 10 kWp untuk masing-masing pos. Diharapkan dengan kapasitas yang lebih besar nantinya pemanfaatan PLTS oleh warga sekitar juga lebih optimal, misalnya untuk penerangan desa dan membantu meningkatkan produktivitas warga.
Tak hanya di Yabanda, warga Kalilapar Distrik Waris juga merasakan manfaat lebih sejak hadirnya PLTS 5 kWp di Pos Pamtas Kalilapar. Paulus (26) menyempatkan singgah ke pos untuk rehat dari aktivitas ladangnya yang berjarak 1 km dari Pos. "Tak hanya bisa nonton TV, di sini bisa karaoke juga bersama Bapak TNI," ungkapnya sembari tertawa.
Pos Yabanda dan Pos Kalilapar adalah dua dari sembilan Pos Pamtas TNI di Papua yang telah teraliri listrik menggunakan PLTS terpusat.
Pembangunan PLTS di Pos TNI Satgas Pamtas RI-Papua Nugini ini merupakan tindak lanjut perjanjian kerja sama (PKS) antara Kementerian ESDM dengan TNI pada tanggal 26 November 2018 tentang Pembangunan PLTS di Markas Besar TNI dan di Pos Satgas TNI.
Untuk tahun 2021, kapasitas PLTS yang dibangun ditingkatkan menjadi sebesar 10 kWp untuk masing-masing pos. Diharapkan dengan kapasitas yang lebih besar nantinya pemanfaatan PLTS oleh warga sekitar juga lebih optimal, misalnya untuk penerangan desa dan membantu meningkatkan produktivitas warga.
(uka)
Lihat Juga :