Agar Bonus Demografi Tak Sia-sia, Pemerintah Pacu Peningkatan Kualitas SDM

Selasa, 24 November 2020 - 05:25 WIB
loading...
Agar Bonus Demografi...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Deputi Bidang Koordinasi Bidang Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rudy Salahuddin mengatakan, bonus demografi yang dialami Indonesia tidak disertai dengan produktivitas dan kualitas dari para tenaga kerja. Hal ini menjadi pekerjaan rumah ke depan untuk mendorong peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

"Ini menjadi PR kita bersama selain untuk menciptakan bisnis yang inklusif, kita juga harus mendorong SDM yang berkualitas," ujarnya dalam webinar, Senin (23/11/2020).

Rudy menuturkan, dalam mendorong peningkatan kualitas SDM, pemerintah mempunya dua skema. Pertama, skema jangka panjang melalui revitalisasi pendidikan melalui pengembangan vokasi.

(Baca juga: Tenang, Infrastruktur dan SDM Indonesia Siap Lakukan Vaksinasi COVID-19 )

Kedua, skema jangka pendek melalui program kartu prakerja yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kerja bagi para pencari kerja, pekerja/buruh terkena PHK serta pekerja/buruh yang dirumahkan termasuk UKM.

"Kami harapkan sebanyak 5,6 juta orang penerima kartu prakerja tahun ini bisa skilling, upskilling, dan reskilling, khususnya para pekerja yang terdampak pandemi Covid-19," tuturnya.

Pemerintah juga mendorong pelatihan-pelatihan dengan lembaga swasta sehingga diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dan kompetensi dari SDM. "Sehingga di tahun 2021, kita masih akan meneruskan program kartu prakerja ini," imbuhnya.

Rudy melanjutkan, pemerintah juga memberikan insentif bagi industri yang terlibat dalam pengembangan vokasi dalam bentuk super tax deduction sebesar 200% melalui penerbitan PP 45/2019 tentang perubahan atas PP 94/2010.

(Baca juga: Mantap! Setoran Pajak Digital Melesat 306% )

Kebijakan ini dapat dimanfaatkan perusahaan dalam upaya peningkatan skill masyarakat berpendapatan rendah khususnya yang terlibat dalam aktivitas yang berkaitan dengan rantai pasok.

"Insentif ini diberikan agar dunia usaha mau membantumendorong peningkatan kualitas SDM. Kita harapkan nantinya ada kolaborasi yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi kita," jelasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kinerja Positif, GDPS...
Kinerja Positif, GDPS Konsisten Hadirkan Layanan Unggul Sepanjang 2025
Dukung Standar K3 Nasional,...
Dukung Standar K3 Nasional, NHM Latih 26 Pengawas Operasional Pertama
Menaker Ungkap Produktivitas...
Menaker Ungkap Produktivitas Tenaga Kerja RI Masih 10% di Bawah Rata-rata ASEAN
GDPS Dipercaya Siapkan...
GDPS Dipercaya Siapkan SDM Unggul untuk Bandara Internasional Bali Utara
Biro Klasifikasi Indonesia...
Biro Klasifikasi Indonesia Dukung UMK Binaan Tampil di Inacraft Oktober 2025
Perkuat Pekerja di Samarinda,...
Perkuat Pekerja di Samarinda, BKI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum 2025
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Rekomendasi
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP...
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP Baru, Jaksa Agung Sebut Masih Ada Ketidakseragaman di Lapangan
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved