Bansos Beras Mampu Serap Beras Petani dan Gerakkan Sektor Jasa Transportasi

Selasa, 24 November 2020 - 11:22 WIB
loading...
Bansos Beras Mampu Serap...
Bansos Beras Mampu Serap Beras Petani dan Gerakkan Sektor Jasa Transportasi
A A A
JAKARTA - Dalam evaluasi yang dilakukan Kementerian Sosial pelaksanaan program Bantuan Sosial Beras (BSB) berjalan baik, meski memang menghadapi tantangan yang tidak mudah di awal pelaksanaan program. BSB dengan volume 450 ribu ton dapat diselesaikan tepat waktu, dan memberi efek positif bagi petani dan jasa transportasi.

Program BSB tersebar di seluruh Indonesia dan saat memasuki musim hujan, kondisi medan berat dan infrastruktur tidak memadai menjadi tantangan. Masyarakaat menilai kinerja Kemensos dalam penanganan pandemi sangat memuaskan, salah salah satunya tercermin dari survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menempatkan Kemensos di urutan ketiga.

"Pada awal pelaksanaan memang tidak mudah, salah satunya karena tantangan alam yakni kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Namun Alhamdulillah akhirnya dapat bejalan lancar dan selesai tepat waktu. Capaian ini sejalan dengan berbagai capaian kinerja Kemensos secara keseluruhan,” kata Menteri Sosial Juliari P. Batubara di Jakarta (24/11/2020).

Pemerintah mengapresiasi pihak yang membantu menyukseskan program BSB, yaitu Pemda, Perum Bulog yang menjaga kualitas dan kuantitas beras, serta PT BGR dan PT DNR selaku transporter yang bersama-sama Kemensos menyelesaikan penyaluran BSB dengan baik.

Pernyataan Mensos Juliari disampaikan terkait pertemuan evaluasi pelaksanaan BSB di Bogor (23/11/2020). Dalam pertemuan evaluasi tersebut, Sekretaris Jenderal Hartono Laras memaparkan Kebijakan Strategis Pelaksanaan Bansos di Masa Pandemi Covid-19 bahwa BSB termasuk dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), yaitu sektor perlindungan sosial untuk membantu pengeluaran Keluarga Penerima Manfaat atau KPM.

Efek program BSB di lapangan mampu menyerap beras petani dan menguatkan jasa transportasi seperti mobil, truk, helikopter, perahu dan kapal dalam penyaluran BSB.

Dengan selesainya penyaluran BSB, maka Kemensos telah merampungkan penyaluran tiga bantuan sosial (bansos) dalam penanganan pandemi Covid-1. Kepada Perum Bulog sebagai penyedia beras medium untuk BSB, ia meminta agar segera menyampaikan dokumen agar pembayaran dapat diselesaikan.

"Mudah-mudahan yang bantuan yang sudah selesai secara fisik diikuti dengan pencairan pembayaran,” kata Sekjen. Selain secara teknis penyaluran BSB juga berat yakni kesiapan dan ketersediaan transporter di seluruh 34 provinsi 514 kab/kota dalam, juga karena pelaksanaan BSB juga harus tepat dan cepat serta memenuhi prinsip-prinsip akuntabilitas. penyaluran BSB

“Sejauh ini, penyelesaian program bansos juga berpengaruh terhadap akselerasi dan kinerja anggaran Kemensos. Saat ini realisasi anggaran Kemensos sudah diatas 90%,” kata Sekjen.

Untuk meningkatkan akurasi data, Kemensos terus memperbarui DTKS sejalan dengan penambahan cakupan data dalam DTKS pada 2021 yakni sebesar 41,6 juta keluarga dengan status sosial ekonomi berekonomi rendah.

Berbagai capaian yang sudah diraih, Kemensos mendapatkan apresiasi masyarakat. Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) tentang ‘Tren Persepsi Korupsi di Masa Wabah COVID-19, tingkat kepercayaan masyarakat kepada Kemensos berada di peringkat ketiga. Sementara kinerja lembaga kepersidenan di posisi pertama dengan tingkat kepuasan 57,8%.

Survei dilaksanakan terhadap 1.200 responden yang dipilih dengan metode simple random sampling melalui wawancara telepon dalam kurun 13-17 Oktober 2020. Margin of error survei kurang-lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Hasil survei menemukan penyaluran bantuan sosial dan bantuan lainnya terkait Covid-19 dinilai tepat sasaran.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensos Tinjau Penyaluran...
Mensos Tinjau Penyaluran BLT Kesra, PosIND Target Rampung Akhir November
2 Juta Penerima Bansos...
2 Juta Penerima Bansos Dipangkas lewat Pemutakhiran DTSEN, Wamensos Sebut Terus Berjalan
Terungkap, Dana Bansos...
Terungkap, Dana Bansos Rp957 Miliar Dipakai Buat Main Judi Online
Bansos Tahap II Cair...
Bansos Tahap II Cair Akhir Mei 2025, Ini Acuan Datanya
BLT BBM Rp300.000 Cair...
BLT BBM Rp300.000 Cair Bulan Ini, Begini Cara Cek Penerima Bansos hingga Pencairannya
Dalam 10 Hari, PosIND...
Dalam 10 Hari, PosIND Berhasil Salurkan 90% Bansos PKH dan Program Sembako
Kemensos Lelang Emas...
Kemensos Lelang Emas Hadiah Tak Tertebak Senilai Rp10 Miliar, Hasilnya untuk Bantu Keluarga Rentan
LAN-Kemensos Dukung...
LAN-Kemensos Dukung Program Prioritas Presiden melalui Pengembangan Sekolah Rakyat Terpadu
Soroti Penyaluran Bansos...
Soroti Penyaluran Bansos di Tengah Inflasi, Selly Gantina: Perkuat Fungsi Kemensos
Rekomendasi
Ruben Onsu Siap Gugat...
Ruben Onsu Siap Gugat Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Berita Terkini
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved