Bank QNB Gandeng LPEI Jamin Kredit Koperasi Hingga Rp1 Triliun

Selasa, 24 November 2020 - 18:34 WIB
loading...
Bank QNB Gandeng LPEI...
Ilustrasi/Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Bank QNB Indonesia Tbk menggandeng Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) meluncurkan penjaminan kredit untuk pelaku usaha segmen korporasi dalam rangka mengejar program pemulihan ekonomi nasional.

Dalam perjanjian ini, LPEI memberikan penjaminan kredit yang disalurkan Bank QNB Indonesia, meliputi kredit modal kerja baru dan tambahan kredit modal kerja dengan plafon mulai dari Rp10 miliar sampai dengan Rp1 triliun. Penjaminan diberikan sebesar 60-80% dari plafon pembiayaan.

Adapun nasabah yang sesuai dengan kriteria program adalah badan usaha yang terdampak Covid-19, berorientasi ekspor, serta fokus pada kegiatan menghasilkan devisa, menghemat devisa dalam negeri, dan/atau meningkatkan kapasitas produksi nasional.

(Baca Juga : Butuh Dana Tambahan Buat Liburan? Ini Aset yang Bisa Dijadikan Jaminan Kredit )

Sebagai salah satu bank internasional terkemuka di Indonesia, Bank QNB Indonesia senantiasa berkomitmen untuk mendukung usaha pemerintah dalam mendorong perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19 dengan melakukan berbagai kerja sama terkait dengan pembiayaan korporasi.

“Melalui kerja sama penjaminan ini, kami akan turut menyalurkan modal kerja bagi sektor sektor usaha yang terdampak Covid-19 dan dapat mendorong pemulihan perekonomian Indonesia lebih cepat,” ungkap Direktur Wholesale Banking Bank QNB Indonesia Geoffry Nugraha di Jakarta, Selasa (24/11/2020).

Sementara itu Direktur Pelaksana III sekaligus Corporate Secretary LPEI Agus Windiarto mengungkapkan bahwa kerja sama ini membantu perbankan dalam menyalurkan pembiayaan sekaligus memperbesar eksposur bisnis penjaminan kredit korporasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Danamon Umumkan Rencana...
Danamon Umumkan Rencana Perubahan Susunan Pengurus
Dirut BRI: Fundamental...
Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan Demand
Dampak Cuaca Esktrem,...
Dampak Cuaca Esktrem, Industri Maskapai Mengaku Boncos 20%
Arah Baru Transformasi...
Arah Baru Transformasi Diapresiasi Global, The Banker Nobatkan BRI Sebagai Bank of The Year 2025
KPK Telusuri Kredit...
KPK Telusuri Kredit Macet terkait Kasus LPEI
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan 4 Tersangka Baru di Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI
Kortas Tipidkor Polri...
Kortas Tipidkor Polri Ungkap Dugaan Korupsi Pembiayaan Fiktif LPEI Rugikan Negara Ratusan Miliar
Rekomendasi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved