Kabar Penangkapan Menteri Edhy Tak Jadi Sentimen Negatif buat IHSG

loading...
Kabar Penangkapan Menteri Edhy Tak Jadi Sentimen Negatif buat IHSG
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Kabar penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo tak memberikan sentimen negatif terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) . Buktinya, IHSG berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan pagi ini. IHSG naik 60,94 poin atau 1,07% ke 5.761.

( Baca juga:Sebelum Dikabarkan Ditangkap KPK, Menteri Edhy Terima Keluhan Nelayan Indonesia di Amerika )

Pada pembukaan perdagangan, Senin (23/11/2020), terdapat 262 saham menguat, 39 saham melemah, dan 154 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp1,3 triliun dari 2,5 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 13,11 poin atau 1,44% ke 920,99, indeks JII naik 5,69 poin atau 0,93% ke 617,25, indeks IDX30 7,22 poin atau 1,46% ke 501,50 dan indeks MNC36 naik 4,14 poin atau 1,30% ke 322,79.



Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT PP Properti Tbk (PPRO) naik Rp18 atau 19,15% ke Rp112, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik Rp5 atau 8,77% ke Rp62 dan saham PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) naik Rp70 atau 7,11% ke Rp1.055.

( Baca juga:Menteri Edhy Prabowo Ditangkap, Begini Penjelasan Ketua KPK )

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) turun Rp12 atau 6,52% ke Rp172, saham PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) turun Rp6 atau 2,27% ke Rp258 dan PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) turun Rp2 atau 1,68% ke Rp117.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top