Jejak Baru ADHI melalui Jalan Tol Serang-Panimbang
Rabu, 25 November 2020 - 11:46 WIB
loading...
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) memiliki kesempatan untuk mengukir langkahnya di daerah barat Jawa, Provinsi Banten melalui Paket Pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang Seksi III Ruas Cileles-Panimbang. Foto/Dok
A
A
A
SERANG - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) tidak pernah berhenti melangkah untuk memberikan kontribusi pada negeri. Kali ini, ADHI memiliki kesempatan untuk mengukir langkahnya di daerah barat Jawa, Provinsi Banten . ADHI telah menandatangani kontrak baru untuk Paket Pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang Seksi III Ruas Cileles-Panimbang.
Penandatanganan dilakukan di Serang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat – PUPR selaku pemilik proyek diwakili oleh Yanuar Chalik, PPK Jalan Bebas Hambatan Serang-Panimbang I bersama dengan Li Hui perwakilan joint venture dari tiga perusahaan, yaitu PT Sino Road and Bridge Group CO (SRGBC), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) dan ADHI.
(Baca Juga: Gara-Gara Pembebasan Lahan, Jadwal Operasi LRT Jadi Ngaret )
Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Direktur Utama ADHI Entus Asnawi Mukhson, dan Direktur Operasi 1 Suko Widigdo. Total nilai kontrak yang ditandatangani sebesar Rp4,1 triliun (diluar pajak). Dengan porsi pekerjaan dari nilai kontrak, antara lain ADHI sebesar 22,5%, WIKA 22,5% dan SRBGC sebesar 55%.
"Lingkup pekerjaan yang ADHI lakukan pada paket ini ialah pekerjaan jalan akses, interchange atau bundaran, jembatan, overpass atau jalan layang, hingga box underpass. Pekerjaan ini direncakan akan dilaksanakan selama 24 bulan atau 2 tahun," terang Corporate Secretary PT Adhi Karya, Purwanto Noegroho lewat keterangan resmi di Jakarta, Rabu (25/11/2020).
Penandatanganan dilakukan di Serang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat – PUPR selaku pemilik proyek diwakili oleh Yanuar Chalik, PPK Jalan Bebas Hambatan Serang-Panimbang I bersama dengan Li Hui perwakilan joint venture dari tiga perusahaan, yaitu PT Sino Road and Bridge Group CO (SRGBC), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) dan ADHI.
(Baca Juga: Gara-Gara Pembebasan Lahan, Jadwal Operasi LRT Jadi Ngaret )
Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Direktur Utama ADHI Entus Asnawi Mukhson, dan Direktur Operasi 1 Suko Widigdo. Total nilai kontrak yang ditandatangani sebesar Rp4,1 triliun (diluar pajak). Dengan porsi pekerjaan dari nilai kontrak, antara lain ADHI sebesar 22,5%, WIKA 22,5% dan SRBGC sebesar 55%.
"Lingkup pekerjaan yang ADHI lakukan pada paket ini ialah pekerjaan jalan akses, interchange atau bundaran, jembatan, overpass atau jalan layang, hingga box underpass. Pekerjaan ini direncakan akan dilaksanakan selama 24 bulan atau 2 tahun," terang Corporate Secretary PT Adhi Karya, Purwanto Noegroho lewat keterangan resmi di Jakarta, Rabu (25/11/2020).
Lihat Juga :