Mandiri Capital Guyur Rp1 Triliun ke 14 Startup Lokal
Rabu, 25 November 2020 - 14:04 WIB
loading...
Sejak 5 tahun berdirinya mandiri Capital Indonesia telah berinvestasi total Rp1 triliun ke belasan startup di dalam negeri. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Mandiri Capital Indonesia (MCI) telah berinvestasi senilai Rp1 triliun kepada 14 bisnis rintisan ( startup ) di bidang teknologi finansial (financial technology/fintech) sejak berdiri lima tahun lalu. Investasi tersebut dilakukan ke beberapa subsektor fintech seperti platform pinjaman online (P2P lending), pembayaran dan solusi bisnis.
Direktur Utama MCI Eddi Danusaputro mengatakan, melalui investasi tersebut MCI telah mendorong berbagai inovasi dan sinergi dengan Mandiri Group, seperti penyaluran modal (loan channeling) ke lebih dari puluhan ribu segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), baik dari sektor bisnis kovensional hingga pertanian.
(Baca Juga: Mandiri Capital dan Openspace Ventures Suntik Startup iSeller)
"Kami juga membantu mengembangkan digitalisasi UMKM, baik dari sisi pembayaran maupun dukungan sistem lainnya, seperti proses akuntansi dan sumber daya manusia serta penggunaan digital signature sebagai bentuk efisiensi proses bisnis," kata Eddi dalam webinar di Jakarta, Rabu (25/11/2020).
Pada platform P2P lending, lanjut dia, MCI telah berinvestasi di Amartha, Crowde, KoinWorks, dan Investree. Untuk pembayaran, investasi MCI telah dilakukan di platform LinkAja, Yokke, PTEN dan DAM. Sementara pada fintech solusi bisnis, investasi MCI dilakukan di Mekari, PrivyID, Cashlez, Gojek, Iseller dan Halofina.
Direktur Utama MCI Eddi Danusaputro mengatakan, melalui investasi tersebut MCI telah mendorong berbagai inovasi dan sinergi dengan Mandiri Group, seperti penyaluran modal (loan channeling) ke lebih dari puluhan ribu segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), baik dari sektor bisnis kovensional hingga pertanian.
(Baca Juga: Mandiri Capital dan Openspace Ventures Suntik Startup iSeller)
"Kami juga membantu mengembangkan digitalisasi UMKM, baik dari sisi pembayaran maupun dukungan sistem lainnya, seperti proses akuntansi dan sumber daya manusia serta penggunaan digital signature sebagai bentuk efisiensi proses bisnis," kata Eddi dalam webinar di Jakarta, Rabu (25/11/2020).
Pada platform P2P lending, lanjut dia, MCI telah berinvestasi di Amartha, Crowde, KoinWorks, dan Investree. Untuk pembayaran, investasi MCI telah dilakukan di platform LinkAja, Yokke, PTEN dan DAM. Sementara pada fintech solusi bisnis, investasi MCI dilakukan di Mekari, PrivyID, Cashlez, Gojek, Iseller dan Halofina.
Lihat Juga :