Sebanyak 11 Bank Daerah Antre Dana Titipan Pemerintah

Rabu, 25 November 2020 - 19:01 WIB
loading...
Sebanyak 11 Bank Daerah...
Sebanyak 11 BPD mengajukan proposal untuk mendapatkan dana titipan dari pemerintah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian (Kemenkeu) mencatat ada 11 Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang sudah mengantre untuk mendapatkan dana titipan dari pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan Andin Hadiyanto mengatakan, 11 BPD tersebut baru-baru ini mengajukan proposal untuk ditempatkan dana pemerintah. "Ada 11 BPD saat ini masih dalam tahap kajian," kata Andin dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (25/11/2020).

(Baca Juga: BTN Optimistis Penyaluran Kredit dari Dana Titipan Pemerintah Tembus Target)

Andin menjelaskan, untuk menitipkan dana ke BPD, pemerintah memiliki aturan yang ketat. Salah satunya adalah mengenai tingkat kondisi keuangan perbankan daerah tersebut. "Kita lihat dulu kondisi perbankanya kalau sehat kita setujui," katanya.

Dia berharap dengan semakin banyak BPD yang menerima penempatan dana, akan semakin membantu lapangan usaha di daerah, sehingga pemulihan ekonomi bisa berjalan dengan baik. "Kita sama-sama lakukan untuk membantu pemulihan ekonomi yang terkena dampak," katanya.

(Baca Juga: Awas, Dana Titipan Pemerintah ke Bank Daerah Bisa Mubazir)

Adapun 11 BPD yang saat ini dalam antrean mengajukan penempatan dana ke pemerintah adalah, Bank Aceh Syariah, Bank Nagari, Bank Bengkulu, ank Sumsel Babel, Bank NTB Syariah, Bank Kalimantan Selatan, Bank Sulawesi Tengah Bank Kalimantan Tengah, Bank NTT, Bank Maluku Utara dan Bank Sulawesi Tenggara.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
Aspri John Field Ungkap...
Aspri John Field Ungkap Dibekali Kartu Kredit untuk Entertain Pejabat Bea Cukai
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
Rekomendasi
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved