IHSG Terlalu Perkasa Bisa Tidak Sehat, Nah Loh!

loading...
IHSG Terlalu Perkasa Bisa Tidak Sehat, Nah Loh!
Tren penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara beruntun, menurut analis bisa tidak sehat. Foto/SINDO Photo
JAKARTA - Tren penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara beruntun, menurut analis bisa tidak sehat. Analisis PT Indo Premier Sekuritas Mino mengatakan saat ini pergerakan saham memang terus menguat tujuh kali berkali-kali.

"Karena kalau terus naik enggak sehat," kata Mino dalam Acara IDX Market Review di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

(Baca Juga: 161 Saham Menguat, IHSG Pagi Ini Dibuka Terangkat ke 5.681 )

Kata dia, perlu adanya taking profit untuk IHSG. Adapun, koreksi IHSG dinilai perlu hadir pada penutupan perdagangan nanti.



"Ini akan masih cenderung melemah dan pelemahanya bisa tipi-tipis. Closingnya bisa rendah. Ini cukup wajar ihsg mengalami kenaikan. Tapi kita perlu ada koreksi," jelasnya.

(Baca Juga: Ngedur Terus di Zona Hijau, Wajar IHSG Rehat Sejenak )

Sebagai informasi, pada pembukaan perdagangan hari ini Kamis (26/11), terdapat 161 saham menguat, 42 saham melemah dan 196 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp315,2 miliar dari 782,7 juta lembar saham yang diperdagangkan.



Tercatat, IHSG naik 2,63 poin atau 0,05% ke 5.681. Indeks LQ45 naik 0,40 poin atau 0,04% ke 903,86, indeks JII naik 2,38 poin atau 0,39% ke 607,24, indeks IDX30 naik 0,082 poin atau 0,017% ke 492,40 dan indeks MNC36 turun 0,12 poin atau 0,037% ke 316,30.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top