Gara-gara Ini, AirAsia Tambah Pede Kepakan Sayap

loading...
Gara-gara Ini, AirAsia Tambah Pede Kepakan Sayap
Ilustrasi AirAsia. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Sejumlah maskapai penerbangan makin percaya diri menyambut musim liburan Natal dan Tahun Baru 2021. Maskapai AirAsia misalnya, siap mengerahkan armadanya setelah meraih peringkat tertinggi tujuh bintang penuh pencegahan Covid-19 Health Rating yang diberikan ahli aviasi di Airlineratings.com.

Peringkat ini diberikan berdasarkan penilaian terhadap penerapan inovasi-inovasi yang membuat penerbangan lebih lancar dan higienis serta bebas kontak dari sebelumnya. Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine Sinaga mengatakan, penilaian tersebut akan mempermudah masyarakat dalam menentukan mendukung kebutuhan perjalanannya.

“Kami akan terus berinovasi dalam memberikan pengalaman terbaik bagi para pelanggan yang menginginkan rasa aman selama penerbangan. Saat ini tamu AirAsia dapat merasakan kenyamanan lebih dengan adanya pengaturan tempat duduk sesuai kapasitas yang ditetapkan pemerintah, prosedur masuk pesawat dimulai dari zona belakang, keluar pesawat per tiga baris dimulai dari depan, proses pemeriksaan yang minim sentuhan, dan semakin terjaga dengan penggunaan pelindung lengkap oleh para petugas darat dan awak kabin,” ujarnya di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Baca Juga: Jelang Libur Akhir Tahun, 75.000 Tiket Garuda Ludes Terjual



Sebelumnya, Chief Operating Officer AirAsia Group, Javed Malik mengatakan, AirAsia mengapresiasi para ahli dari Airlineratings.com terhadap prioritas pada perjalanan udara yang aman dan terjangkau. “Tidak hanya aman dan terjangkau, tapi juga lebih nyaman, mudah dan higienis dalam situasi saat ini. Inovasi telah menjadi DNA kami dan ini adalah bukti dari kerja keras yang telah kami lakukan, bekerja lembur untuk merevolusi perjalanan udara, mengurangi biaya dan menyempurnakan pengalaman pelanggan,” kata dia.

Baca Juga: Yuk, Cuzz Sekarang Juga! Beli Tiket AirAsia Rp1,5 Juta Bebas Terbang Domestik

Editor-in-Chief Airlineratings.com, Geoffrey Thomas mengatakan, di masa-masa awal, banyak pihak mengkhawatirkan bahwa masih banyak maskapai yang tidak memenuhi standar keselamatan Covid-19 yang ditetapkan. “Padahal tujuan penerbangan itu sendiri adalah untuk melindungi penumpang dan awak pesawat,. Namun hal ini sekarang telah berubah, dan tim kami terus mereviu tingkat kesesuaiannya setiap minggu. AirAsia merupakan salah satu maskapai yang sejak awal secara agresif telah menerapkan semua rekomendasi,” ucapnya.



“Rekomendasi ini berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh International Air Transport Association (IATA), International Civil Aviation Organisation (ICAO) dan World Health Organization (WHO) pada petunjuk keselamatan regional dan internasional," imbuhnya.
(nng)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top