Candi Borobudur Rusak, Erick Thohir Minta Pengunjung Dibatasi

Sabtu, 28 November 2020 - 07:00 WIB
loading...
Candi Borobudur Rusak,...
Candi Borobudur. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menginginkan, agar Candi Borobudur tidak didesain untuk kawasan yang terbuka bagi banyak pengunjung. Melainkan satu kawasan wisata yang berkonsep middle (tengah). Dengan kata lain, manajemen pengelola Borobudur harus membatasi jumlah pengunjung yang datang. Dia menilai, kerusakan Candi akibat kapasitas pengunjung atau wisatawan yang banyak.

"Saya rasa Borobudur jangan dijadikan mass, tapi yang agak middle. Karena memang tentu dengan kapasitas yang terlalu terbuka, akhirnya kerusakan daripada candinya jadi lebih masif,” ujar Erick, Jakarta, Jumat (27/10/2020).

Baca Juga: Habis Sungkem Kiai Ma'ruf, Sah! Erick Angkat Hery Gunardi Jadi Bos Merger Bank Syariah

Meski begitu, untuk menampung jumlah pengunjung yang membludak, Mantan Bos Inter Milan tersebut menyarankan agar dibangun destinasi pariwisata pendukung di kawasan Candi. “Tapi yang mass-nya kita bangun juga di sekitar borobudur. Karena kita lihat ini sesuatu yang enggak replaceable, kalau sesuatu yang bisa replaceable its okay,” kata dia.

Baca Juga: Pak Jokowi! Mas Wishnutama Berharap Libur Akhir Tahun Tidak Dipotong

Dia juga berhitung soal wisatawan manacanegara (wisman) ke Indonesia. Menurutnya, ada kebijakan lain yang bisa dilakukan pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menperkraf). Di mana, ke depannya, Indonesia tidak saja melihat jumlah atau kapasitas turis, namun juga kualitas dari turis itu sendiri. Artinya, semakin banyak turis yang berkualitas, maka dinilai akan mempengaruhi sisi ekonomi masyarakat. "Kita juga harus berhitung, kita target ke depan sendiri dari Pak Menperkraf kita tidak ingin banyak turis, tapi turis yang berkualitas sehingga impactful-nya ada untuk masyarakat kita,” ujarnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Jasaraharja Putera Perkokoh...
Jasaraharja Putera Perkokoh Kolaborasi Tata Kelola Risiko Pariwisata Labuhan Bajo
Libur Lebaran, Serambi...
Libur Lebaran, Serambi MyPertamina Hadir di 19 Titik Jalur Wisata
MNC University dan Pemkab...
MNC University dan Pemkab Kotabaru Perkuat Kolaborasi, Luncurkan Aplikasi OPPKPKE dan Bahas Pengembangan Pariwisata
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Rekomendasi
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Berita Terkini
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved