Ledakan PHK Makin Ngeri, 2,67 Juta Orang Nganggur Dadakan

Sabtu, 28 November 2020 - 19:51 WIB
loading...
Ledakan PHK Makin Ngeri,...
FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak signifikan terhadap penambahan jumlah pengangguran di Indonesia akibat terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) . Hal ini disebabkan banyaknya pelaku usaha yang terdampak dan terpaksa mengurangi kegiatan usahanya.

Direktur Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas, Mahatmi Parwitasari Saronto mengatakan, pandemi Covid-19 telah menambah angka pengangguran sebanyak 2,67 juta orang menjadi 9,7 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) 7,07 persen.

"Ke depan, pada tahun 2021 kami berharap ekonomi dapat cepat pulih dengan pertumbuhan ekonomi di kisaran 4,5-5,5 persen sehingga dapat tercipta sekitar 2,3-2,9 juta lapangan kerja dan TPT dapat turun menjadi kisaran 5,9-6,5 persen," ujar Mahatmi dalam Webinar Kagama Teraskita, Sabtu (28/11/2020).

Baca Juga: Waduh Biyung! 2,1 Juta Korban PHK Gagal Daftar Kartu Prakerja

Dia menambahkan, pada tahun ini lapangan kerja yang tercipta terbatas bahkan cenderung menyusut karena penduduk usia kerja yang terdampak pandemi cukup besar, di mana jumlahnya mencapai 29,12 juta orang atau 14,28 persen dari penduduk usia kerja.

Dari jumlah tersebut 2,56 juta orang menjadi pengangguran, bukan angkatan kerja 0,76 juta orang, dirumahkan atau sementara tidak kerja 1,77 juta orang dan mengalami pengurangan jam kerja 24,03 juta orang. "Belum lagi ada angkatan kerja baru yang masuk pasar kerja sebanyak 2,36 juta orang. Mereka ini harus bersaing mencari pekerjaan dengan yang terdampak pandemi," katanya.

Baca Juga: 150 Ribu Pekerja Gak Dapat BLT, Menaker: Mungkin Nyasar ke Rekening Mertua

Mahatmi menyampaikan, sebelum pandemi melanda Tanah Air, tingkat pengangguran sudah sesuai yang diharapkan pemerintah, yang mana pada tahun 2019, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mencapai angka 5,23 persen."Namun, dengan adanya pandemi yang berdampak secara global para pelaku usaha banyak yang terdampak akibat permintaan yang menyusut sehingga mereka beramai ramai terpaksa harus mengurangi kegiatan usahanya," ucapnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Ancaman PHK 9.000 Karyawan...
Ancaman PHK 9.000 Karyawan Mengintai RI Tiga Bulan Lagi, Ratusan Sudah Diputus Kerja
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Rekomendasi
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Berita Terkini
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Infografis
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved