Sudah Jadi Tren Dunia, Bos BI: Produk Halal Bukan Masalah Agama

Senin, 30 November 2020 - 12:49 WIB
loading...
Sudah Jadi Tren Dunia,...
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebut ekonomi keuangan syariah bukan hanya soal agama saja akan tetapi sudah menjadi tren dunia. Bahkan, beberapa negara yang menjadi mayoritas non muslim pun kini sudah mulai melirik hal yang berbau syariah. Salah satu contohnya adalah ekspor produk halal ke beberapa negara yang justru mengalami kenaikan.

“Ekonomi keuangan syariah itu adalah suatu pendekatan model ekonomi bisnis dan keuangan. Ini bukan masalah agama, tapi sudah suatu trend globa, bahkan negara yang minority mengembangkan itu,” ujarnya dalam acara Webinar Syariah Series KAFEGAMA 2020, di Jakarta, Senin (30/11/2020).

Baca Juga: Simak! 5 Strategi Mendorong Pasar Modal Syariah

Menurut Perry, salah satu contoh negara yang memiliki ekspor produk halal tertinggi adalah China. Negeri tirai bambu tersebut menjadi salah satu pengekspor ekspor baju muslim terbesar di dunia.

Kemudian ada juga negara seperti Korea Selatan yang menjadi salah satu produsen kosmetik halal terbesar di dunia. Bahkan Korea Selatan juga menjadi salah satu negara yangbmendorong destinasi wisata halal selain jepang. Negara tetangga di kawasan Asia Tenggara (Asean) juga tidak mau kalah. Thailand misalnya, yang mempunya visi menjadi dapur halal di dunia.

“Seperti Tiongkok menjadi ekspor baju muslim terbesar, Korea Selatan menjadi produsen kosmetika halal terbesar dan industri destinasi utama wisata halal, Jepang industri halal dan pariwisata halal, tetangga kita Thailand mempunyai visi jadi dapur halal dunia. Semangat itulah yang membuat di Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga: Ekspor Produk Halal Didominasi Negara Non Muslim, Kiai Ma'ruf: Saatnya RI Ambil Alih!

Menurut Perry, langkah serius Indonesia merambah industri halal sudah mulai dibuktikan dengan beberapa langkah yang dilakukan pemerintah. Misalnya adalah membentuk Komite Nasional Keuangan Ekonomi Syariah (KNKS).

“Itu sebagai langkah kita sinergikan dan berkoordinasi dgn masing-masing lembaga, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BI, perbankan untuk bersama majukan ekonomi keuangan syariah. Jadi sekali lagi, ini pendekatan model bisnis ekonomi yang memang terus perlu kita kembangkan,” jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Berita Terkini
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved