Pulau Bali Akan Punya Jalur KA, Pengamat: Transportasi Berbasis Rel Lebih Hemat Lahan
Senin, 30 November 2020 - 22:06 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Terapkan Protokol Kesehatan, KAI Hanya Jual 70% Tiket Kereta Api untuk Libur Natal dan Tahun Baru )
Selama ini pelancong di Bali lebih banyak menyewa motor atau mobil. Djoko memprediksi Trans Metro Dewata dan kereta ini akan menjadi primadona bagi para pelancong, terutama mancanegara.
“Ini dibuka saat pandemik, nanti (setelah pandemi) Trans Metro itu isinya orang-orang bule. Mereka senang naik itu. Itu yang perkotaan sudah ada yang sampai Ubud. Itu paling jauh,” ujarnya saat dihubungi SINDOnews.
Nanti setelah ada rel, pada tahap awal bisa subsidi public service obligation (PSO). Cara ini dilakukan untuk merangsang masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. “PSO itu untuk golongan tertentu saja. Kalau sudah tumbuh, komersial saja,” pungkas Djoko.
Selama ini pelancong di Bali lebih banyak menyewa motor atau mobil. Djoko memprediksi Trans Metro Dewata dan kereta ini akan menjadi primadona bagi para pelancong, terutama mancanegara.
“Ini dibuka saat pandemik, nanti (setelah pandemi) Trans Metro itu isinya orang-orang bule. Mereka senang naik itu. Itu yang perkotaan sudah ada yang sampai Ubud. Itu paling jauh,” ujarnya saat dihubungi SINDOnews.
Nanti setelah ada rel, pada tahap awal bisa subsidi public service obligation (PSO). Cara ini dilakukan untuk merangsang masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. “PSO itu untuk golongan tertentu saja. Kalau sudah tumbuh, komersial saja,” pungkas Djoko.
(akr)
Lihat Juga :