RI Kantongi Kontrak Ekspor Batu Bara Rp20,6 Triliun ke China
Selasa, 01 Desember 2020 - 14:49 WIB
loading...
A
A
A
Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kelanjutan dari Pertemuan Bilateral Pemerintah Indonesia yang dilaksanakan di Yunnan, China, pada Bulan Oktober lalu untuk mensinergikan kebijakan di tengah pandemi Covid-19.
Kesepakatan tersebut ditandatangani Rabu (25/11) lalu oleh Ketua Umum APBI Pandu Patria Sjahrir dan Liang Jia Kun selaku perwakilan dari CCTDA. Kedua pihak sepakat untuk menandatangani kontrak pembelian batu bara tahun 2021 dan berkomitmen untuk melaksanakan isi kontrak tersebut.
(Baca Juga: Harga Batu Bara Memanas karena Naiknya Permintaan China)
Dalam penandatanganan MoU secara virtual tersebut, MMSGI diwakili oleh Edmund Tan, Director Marketing Trading and Logistics MMSGI. Penandatanganan itu juga disaksikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, perwakilan dari Kedutaan China serta, Duta Besar Berkuasa Penuh Indonesia untuk China dan Mongolia, Djauhari Oratmangun.
Adri juga mengapresiasi pemerintah dan APBI yang telah memfasilitasi hubungan ini. Ke depan, tegas dia, MMSGI akan terus mempersiapkan diri sejalan dengan arahan pemerintah, khususnya dalam melakukan hilirisasi industri tambang yang nantinya dapat memberikan nilai tambah untuk Indonesia.
Kesepakatan tersebut ditandatangani Rabu (25/11) lalu oleh Ketua Umum APBI Pandu Patria Sjahrir dan Liang Jia Kun selaku perwakilan dari CCTDA. Kedua pihak sepakat untuk menandatangani kontrak pembelian batu bara tahun 2021 dan berkomitmen untuk melaksanakan isi kontrak tersebut.
(Baca Juga: Harga Batu Bara Memanas karena Naiknya Permintaan China)
Dalam penandatanganan MoU secara virtual tersebut, MMSGI diwakili oleh Edmund Tan, Director Marketing Trading and Logistics MMSGI. Penandatanganan itu juga disaksikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, perwakilan dari Kedutaan China serta, Duta Besar Berkuasa Penuh Indonesia untuk China dan Mongolia, Djauhari Oratmangun.
Adri juga mengapresiasi pemerintah dan APBI yang telah memfasilitasi hubungan ini. Ke depan, tegas dia, MMSGI akan terus mempersiapkan diri sejalan dengan arahan pemerintah, khususnya dalam melakukan hilirisasi industri tambang yang nantinya dapat memberikan nilai tambah untuk Indonesia.
(fai)
Lihat Juga :